Suara Joglo - Ranking FIFA Timnas Indonesia turun satu peringkat jelang skuat Garuda melakoni pertandingan melawan Argentina pada FIFA Matchday yang akan dihelat di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Meski berhasil menahan imbang Palestina pada laga sebelumnya di stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Srabaya, namun ranking Timnas Indonesia turun satu peringkat. Dari yang awalnya 149 kini bertengger di peringkat 150 FIFA.
Turunnya peringkat Indonesia di ranking FIFA tak lepas dari keberhasilan Botswana mengalahkan Libya pada hari Sabtu, (17/06/2023) pada Kualifikasi AFCON.
Kemenangan Botswana atas Libya membuat tim tersebut memperoleh tambahan 15.07 poin FIFA dan naik 4 peringkat sekaligus menggeser 4 negara di atasnya, termasuk Indonesia.
Kendati demikian Indonesia harus rela kembali mengalai penurunan peringkat FIFA dari yang sebelumnya di posisi ke 149 kini harus bertengger di 150 ranking FIFA.
Lantas bagaimana posisi Timnas Indonesia usai pertandingan melawan Argentina? Akankan kembali turun jika kalah melawan tim Tango? Berikut perhitungan poinnya.
Poin FIFA Indonesia vs Argentina
Timnas Indonesia akan menghadapi kekuatan tim juara Piala Dunia 2022 yang saat ini berada di peringkat pertama ranking FIFA.
Dengan jarak ranking yang sangat jauh, tentu tidak akan membuat nyali skuat Garuda ciut saat menghadapi Argentina di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Baca Juga: Kimetsu no Yaiba Season 3: Sinopsis Episode 11 dan Platform Tempat Nontonnya
Meski peluang Indonesia untuk memenangkan pertandingan sangatlah kecil, namun kesempatan tetap ada selama pluti akhir pertandingan belum dibunyikan.
Tim Merah Putih akan memperoleh 9.55 poin jika berhasil menumbangkan kekuatan Argentina dan akan menghantar Timna Indonesia ke peringkat 147.
Sementara jika memperoleh hasil seri Indonesia akan memperoleh tambahan 4,55 poin dan kembali ke peringkat 149 menggeser Bostwana. Namun jika kelah skuat Garuda akan mengalami pengurangan 0,45 dan tetap bertengger di posisi ke-150 FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sinopsis Ain, Film Horor Indonesia yang Siap Tayang di Rusia
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
BRI Setujui Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Kinerja Solid Jadi Penopang
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Hancurnya Dunia Timnas Futsal Malaysia, 2 Tahun Beruntun oleh Indonesia
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott Bakal Debut di Championship?