/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:28 WIB
Penyerang Persija Jakarta Marko Simic saat diperkenalkan sebagai penandatanganan pemain baru, Selasa (20/6/2023). ((dok.Persija))

Persija Jakarta resmi mendatangkan kembali striker Marko Simic untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2023/2024.

Penyerang asal Kroasia itu diikat manajemen tim Macan Kemayoran hingga dua musim mendatang.

Padahal, Simic dan Persija sempat terlibat perseteruan hebat di akhir kompetisi Liga 1 2022. Bahkan manajemen tim Macan Kemayoran sempat dapat sanksi FIFA berupa denda dan larangan transfer pemain.

Selain meraih prestasi bersama tim, ia pun didukung untuk meraih pencapaian besar secara individu. Ia tercatat sebagai Pemain Terbaik Piala Presiden 2018, Top Skor Piala Presiden 2018 (11 gol), Top Skor Liga 1 2019 (28), dan Top Skor Piala Gubernur Jatim 2020 (6).

Hanya saja, tak sedikit yang menyebut jika Marko Simic sebagai transfer panic buying Persija Jakarta.

Apalagi Macan Kemayoran sempat dikaitkan dengan beberapa nama seperti Sinan Bakis (FC Andorra), Karim Rossi (Dewa United), Karim Rossi (Dewa United).

Tak hanya Marko Simic, Persija pernah melakukan panic buying striker. Berikut ini tiga diantaranya versi Suara Joglo:

1. Abdulla Yusuf Helal

Abdulla Yusuf Helal jadi striker panic buying yang didatangkan Persija Jakarta dalam Liga 1 2022/2023.

Baca Juga: 4 Tips Menjaga Suasana Hati dari Pengaruh Buruk Media Sosial, yuk Terapkan!

Pemain Timnas Bahrain itu diboyong Persija hanya beberapa hari jelang kick off kompetisi musim lalu.

Total striker berusia 30 tahun itu hanya tampil dal;am 17 pertandingan dan mencetak 9 gol dan 1 assist.

Yusuf Helal juga banyak berkutat dengan kondisi kesehatan hingga mengakhiri kompetisi lebih cepat.

2. Ivan Bosnjak

Selain panic buying, Ivan Bosnjak juga dianggap sebagai salah satu pembelian terburuk Persija Jakarta.

Berstatus sebagai mantan bomber Timnas Kroasia, Ivan Bosnjak didatangkan Persija jelang kompetisi musim 2024 lalu. 

Load More