Nama Aaron Suitela beberapa waktu lalu viral usai videonya saat menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebar di dunia maya. Terkini sang pemain dikabarkan telah dapat paspor gratis dan sah gabung Timnas Indonesia.
Menjelang gelaran Piala Dunia U-17, Indonesia yang ditunjuk FIFA menjadi tuan rumah saat ini terus berbenah. Tak hanya dari segi infrastruktur tetapi juga materi timnas yang juga bakal terjun di ajang tersebut.
Bima Sakti yang ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah melakukan seleksi dengan memanggil sejumlah nama pemain termasuk beberapa di antaranya pemain diaspora.
Salah satunya yakni Aaron Suitela. Pemain asal Australia berdarah Indonesia dan Turki tersebut masuk di antara deretan pemain diaspora yang dipanggil coach Bima Sakti.
Terkini dikabarkan pemain Bullen Lion FC itu telah dapat paspor gratis dan sah bela Timnas Indonesia.
Hal itu seperti konten video yang dibagikan oleh channel Youtube Istana Bola.
Benarkah?
Dalam video berdurasi 10.33 menit itu dibuka dengan penampilan Aaron Suitela di lapangan hijau.
Video kemudian berlanjut dengan cuplikan Aaron saat berusaha menyanyikan lagu Indonesia Raya yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Narator pun menjelaskan terkait nama Aaron Suitela yang masuk radar PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17.
Meski begitu hingga narator kelar membacakan berita mengenai Aaron Suitela tak ada pernyataan yang menyebut ia telah dapat paspor gratis dan sah menjadi bagian Timnas Indonesia seperti yang ditulis dalam judul video.
Dari penelusuran, hingga kini juga urung ada pernyataan bahwa sang pemain telah mendapat paspor Indonesia atau bahkan sah gabung Timnas Indonesia.
Faktanya bahwa Aaron memang masuk deretan enam pemain diaspora yang saat ini dipanggil Coach Bima Sakti untuk melakoni seleksi Timnas Indonesia. Tapi konteks itu bukan berarti ia telah gabung timnas.
Sementara soal paspor gratis, faktanya bermuasal dari pernyataan Exco PSSI Arya Sinulingga yang bakal mengupayakan percepatan pembuatan paspor bagi pemain diaspora yang urung memiliki paspor Indonesia tapi lolos seleksi untuk Timnas Indonesia U-17.
Kesimpulan
Dari hasil penelusuran itu, konten video yang diunggah channel YouTube Istana Bola mengandung disinformasi.
Hal itu mengingat judul dan isi beritanya tidak tepat. Fakta yang ditemukan bahwa tak ada pernyataan soal Aaron sudah dapat paspor Indonesia. Selain itu ia juga urung sah menjadi bagian Timnas Indonesia lantaran ia baru masuk tahap seleksi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat