Kericuhan usai peluit panjang pertandingan sepak bola Indonesia kembali terjadi dalam laga Bali United dan Dewa United dalam Liga 2023/2024 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (29/7/2023).
Ketegangan tersebut terjadi antara pemain Dewa United, Ricky Kambuaya dengan sejumlah pemain yang berada di bench Bali United.
Perseteruan yang tak berlangsung lama itu membuat warganet menuntut Komdis PSSI untuk bertindak tegas. Mereka berharap kejadian semacam itu tak terjadi lagi dalam laga sepak bola Indonesia.
Apalagi, saat ini mewajibkan setiap klub untuk membayar denda apabila melanggar regulasi Liga 2023/2024 yang telah disepakati.
Momen perseteruan Ricky Kambuaya dan sejumlah pemain lain dari Bali United tersebut pun mencuri perhatian netizen. Tak heran, apabila Komdis PSSI akan panen denda setiap pekannya.
“Sepakbola Indonesia ya begitulah, kalo ga suporter yg rusuh ya pemain dll,” tulis @marzukinawas.
“Kita tunggu saja ketegasan Komdis PSSI. Beranikah menjatuhkan hukuman yang setimpal (berat pada pemain yang bikin ulah) agar tidak ada klub lain yang mencontoh,” tutur @suparno402.
“Sekalian siapkan ring WWE,” celetuk @alfazunapriyanto.
“Tiap pekan Komdis panen denda,” timpal @michugan1927.
Baca Juga: Segera Debut, SM Entertainment Bakal Perkenalkan Member RIIZE Malam Ini
Gini mau ke pentas Dunia!!! Suporter suruh diem eehhh official pada gelut!!!!” ungkap warganet yang lain.
Meski begitu, kerusuhan tek berlangsung lama. Ricky Kambuaya segera menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada para pemain dan official tim Bali United.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Tengah untuk Lebaran 2026
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Terpopuler: 5 Tablet RAM 16 GB Termurah, Kode Redeem FF Berhadiah Gloo Wall Ramadan
-
Kartu Pokemon Milik Logan Paul Laku Fantastis, Tembus Rp277 Miliar
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho