Sempat dikabarkan bakal merumput kembali di Liga Malaysia bersama Kelantan FC, Andik Vermansyah gagal berlabuh di detik-detik akhir penutupan bursa transfer. Mencuat kabar ia bakal berlabuh ke Persela Lamongan.
Andik Vermansyah diketahui sebelumnya berstatus tanpa klub hingga kemudian mencuat kabar bahwa ia akan bergabung bersama Kelantan FC.
Kabar itu sempat diunggah akun Instagram resmi klub Kelantan meski kemudian unggahan itu hilang di hari yang sama pada Senin (31/7/2023) lalu.
Kabar mengejutkan itu sempat membuat publik penasaran terkait musabab sang pemain batal berseragam Kelantan FC.
Dikutip dari media Malaysia majoriti.com, gagalnya transfer eks penggawa Selangor FC dan Kedah Darul Aman FC itu lantaran ia menolak untuk ikuti kompetisi di Liga Malaysia.
Andik Vermansyah disebut masih ingin berlaga di Liga Indonesia.
"Diskuksi dengan Adik Vermansyah urung mencapai titik kesepakatan. Sang pemain telah memilih untuk tetap bermain di Liga Indonesia," tulis media tersebut.
Di tengah kabar itu, mencuat kabar bahwa pemain yang telah mengemas 30 caps dan 2 gol bersama Timnas Indonesia itu akan berlabuh ke Persela Lamongan.
Kabar itu muncul dari komentar sejumlah netizen di akun Instagramnya yang menyambut kedatangannya ke bumi Lamongan.
Baca Juga: Rincian Denda Dewa United di Liga 1 2023/2024, Jumlah Terbesar dari Pemain
"Welcome to bumi lamongan cak,semoga makin ngosek di Lamongan," kata mazdim.
"Enjoy Lamongan Jon," kata Haidar.
"Andik Vermansyah ke Persela Lamongan, belum official," tulis akun Palatao bola.
Andik yang kini menginjak usia 31 tahun diketahui memiliki nilai pasar yang cenderung turun dibanding sebelumnya.
Mantan penggawa Timnas Indonesia itu kini memiliki nilai pasar sebesar Rp2,61 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026