Teka-teki belum bergabungnya kiper PSIS Semarang, Adi Satryo ke Timnas Indonesia U-23 akhirnya terungkap.
Penjaga gawang andalan tim Laskar Mahesa Jenar itu dilarikan ke rumah sakit pasca-pertandingan menghadapi Arema FC di Stadion Jatidiri, Rabu (9/8/2023).
Adi Satryo, ia mengalami masalah pada pencernaan dan sudah merasakan sebelum dan pada saat pertandingan berlangsung. Hal ini dituturkan oleh dokter tim PSIS, Radityo Haryo Yudhanto.
"Adi mengalami masalah di pencernaan sakit diare dan muntah. Sebelum pertandingan sudah tidak enak badan dan dipaksa untuk main dan saat pertandingan pun dia juga sudah mengeluh namun Alhamdulillah tetap bisa tampil full 90 menit," tutur Radit dilansir dari laman resmi klub, Jumat (11/9/2023).
"Setelah itu kami bawa di klinik untuk ditangani lebih lanjut untuk diinfus dan diobservasi. Setelah ini kami check ada Demam Berdarah atau tipes di laboratorium terkait adanya penurunan trambosit atau tidak," lanjut Radit.
Sementara Dewangga, pemain berusia 22 tahun ini mengalami cedera pada hamstring dan pada laga kemarin harus ditarik keluar di menit ke-82 dan digantikan oleh Delvin Rumbino.
Sama seperti Adi, Dewangga juga semalam dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
"Untuk Dewangga ada nyeri pada paha belakang sama betis atas dekat dengan lutut. Sebenarnya sudah lama tapi kemarin kambuh lagi dan kena tackle. Semalam sudah dibawa ke rumah sakit memang ada spesifik injury. Dari analisis awal ada masalah di hamstring, jika tidak membaik dalam waktu dekat akan dilakukan MRI," tandas Radit.
Sementara itu, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menambahkan terkait kondisi dua pemainnya yang juga kebetulan mendapat panggilan Timnas U23 untuk persiapan Piala AFF U23 ini.
Baca Juga: Perang dengan Federasi Sepakbola ASEAN, Shin Tae-yong Minta Piala AFF U-23 Dihapus!
"Pada dasarnya, kami sangat support dan mendukung apabila ada pemain dipanggil Timnas. Dari dulu kita tidak pernah menghalangi, namun ini Adi sakit dan sudah dapat pemeriksaan lanjutan sehingga dia harus benar-benar istirahat dalam beberapa hari ke depan. Untuk Dewangga, kami akan tetap berangkatkan ke Jakarta supaya dokter Timnas juga bantu check kondisinya seperti apa," kata Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba