Presiden RI, Joko Widodo, dalam sambutannya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD 2023, mengangkat fenomena umpatan yang belakangan ini menyerang dirinya.
Menariknya, pernyataan Jokowi tersebut justru disandingkan dengan fenomena ujaran kebencian yang dilontarkan oleh pengamat politik sekaligus kritikus, Rocky Gerung.
Diketahui, Rocky Gerung belakangan ini telah dilaporkan pada pihak berwajib akibat dinilai menghina orang nomor satu di Indonesia.
Adapun kalimat Jokowi tersebut tidak lain adalah menyinggung persoalan penghinaan terhadap dirinya. Jokowi mengatakan bahwa dirinya sebagai pribadi bisa menerima berbgai ujaran kebencian tersebut.
“Ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, Fir’aun, tolol, ya ndak papa. Sebagai pribadi, saya menerima saja,” ungkap Presiden Jokowi.
Meski begitu, hal yang membuatnya merasa sedih adalah adanya kemerosotan budi pekerti dan budaya santun yang melekat pada masyarakat Indonesia.
“Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun dan bukti pekerti luhur bangs aini kelihatannya sudah hilang,” tuturnya.
Sontak saja pernyataannya itu membuat para tamu undangan pun turut memberikan hujanan tepuk tangan. Bahkan, usai memberikan pidatonya, seluruh hadirin berdiri karena kagum pada jiwa pemaafnya.
Belajar dari hal itu, Presiden Jokowi berharap agar ke depannya, masyarakat bisa bersikap lebih dewasa dalam menyampaikan kritik yang sesuai dengan budaya khas bangsa Indonesia.
Baca Juga: Bintangi Drama 'Moving', Jo In Sung Ungkap Kesan Kerja Bareng Han Hyo Joo
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan