Dalam debut Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2023, terdapat tiga pemain yang masih belum diterjunkan oleh Shin Tae-Yong, baik saat kontra Malaysia maupun Timor Leste.
Dua laga yang telah dijalani di Piala AFF itu berhasil membuat Timnas Indonesia U-23 mengoleksi 3 poin dengan dua gol. Setelah ditubangkan Malaysia dengan skor akhir 1-2, Garuda Muda kembali bangkit dan mengalahkan Timor Leste dengan skor 1-0.
Dalam laga melawan Timor Leste, tampak rotasi pemain yang dilakukan oleh STY.
Hal itu terlihat dari penampilan Mohammad Kanu Helmiawan, Robi Darwis, dan Muhammad Ferarri yang dimulai dari bangku cadangan. Padahal, sebelumnya, ketiga pemain itu menjadi starter dalam laga kontra Malaysia.
Meski begitu, dari 21 pemain yang diterbangkan STY ke Piala AFF U-23 2023, 18 di antaranya telah dimainkan. Tinggal tiga pemain yang belum mendapatkan kesempatan dari STY.
Ketiga pemain tersebut adalah Nuri Agus Wibowo, kiper Borneo FC Daffa Fasya Sumawijaya, dan striker Salim Akbar Tuharea.
Dalam dua laga melawan Malaysia dan Timor Leste, STY lebih mempercayai kiper Persebaya, Ernando Ari sebagai kiper utama. Pasalnya, Ernando sendiri memang merupakan kiper kepercayaan STY di Timnas Senior.
Sebelumnya, Shin Tae Yong menyebutkan bahwa Piala AFF U-23 2023 ini merupakan ajang uji coba pemain. STY akan mencari pemain baru jelang penampilannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 melawan Taiwan dan Turkmenistan, September mendatang.
Meski begitu, sejauh ini, STY sendiri belum memastikan pemain baru yang berpeluang untuk bergabung dengan skuad Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia.
Baca Juga: 4 Animasi Pixar Ini Cocok Ditonton Bersama Keluarga dan Aman untuk Adikmu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026