/
Selasa, 19 September 2023 | 16:50 WIB
anies baswedan bicara di acara mata najwa bertajuk 3 bacapres bicara gagasan yang dihelat di Grha Shaba Pramana UGM, Selasa (19/9/2023). ([Mata Najwa/YouTube])

Anies Baswedan ditertawakan di acara Mata Najwa yang digelar di Grha Sabha Pramana UGM saat mengenang soal Partai Demokrat yang turut mengusung namanya di Koalisi Perubahan, Selasa (19/9/2023). 

Mulanya Anies Baswedan menjelaskan mengenai riwayat namanya kemudian diusung sebagai capres menghadapi kontestasi pemilu 2024 mendatang. 

Saya menjadi capres tidak pernah mendaftar saya diajukan oleh partai NasDem pertama kali yang sebelumnya menjadi oposisi di DKI Jakarta," ungkapnya seperti dikutip dari live streaming Mata Najwa, Selasa (19/9/2023).

Ia kemudian melanjutkan bahwa yang mendukungnya untuk maju sebagai capres secara bergantian yakni PKS hingga Demokrat.

Di momen ia menyebut Partai Demokrat itulah sorak sorai penonton yang hadir pecah. Tak sedikit yang mentertawakannya, meski tak diketahui apa maksudnya.

Setelah itu PKS kemudian Demokrat walau sekarang di tempat lain," ucap Anies Baswedan disambut tawa para penonton yang hadir.

"Lho iya dong masa ngga disebut," timpalnya.

Diketahui beberapa waktu lalu Partai Demokrat memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan yang digagas bersama NasDem dan PKS. 

Hal yang membuat Partai Demokrat memutuskan untuk lepas yakni merasa dikhianati ketika Anies Baswedan pada akhirnya memilih Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapresnya.

Baca Juga: Koalisi Perubahan Anies Baswedan Masih Buka Peluang Kembali Kerjasama dengan Partai Demokrat

Tepat sehari sebelum deklarasi capres dan cawapres Anies Baswedan dan Cak Imin tepatnya tanggal 1 September 2023, Partai Demokrat memutuskan untuk keluar dari koalisi.

Belakangan Partai Demokrat merapat ke Koalisi Indonesia Maju bersama Golkar, PAN, Partai Gelora hingga PBB untuk mendukung capres Prabowo Subianto.

Load More