Kasus kopi bersianida atas terdakwa Jessica Wongso kembali viral usai film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso tayang di Netflix.
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 2016. Salah satu hal yang mengarah kepada Jessica Wongso karena dia memesankan Mirna Salihin minuman jauh lebih dulu.
Kedatangan Jessica Wongso yang lebih awal itulah yang meyakini bahwa mencampurkan racun sianida dalam kopi untuk Mirna. Akan tetapi, Jessica punya alasan sendiri kenapa memesankan kopi untuk sahabatnya.
Dalam wawancara bersama CNN saat Jessica masih menjadi saksi pada kasus tersebut. Kala itu, dia datang lebih dulu guna menghindari peraturan lalu lintas yang diperuntukkan bagi mobil.
Datang lebih awal, Jessica kemudian menghabiskan waktu sendiri di dalam Mall Grand Indonesia sampai jelang waktu janjian sekitar pukul 16.00 WIB.
Sekitar pukul 16.20 WIB Jessica Wongso masuk ke dalam Kafe Olivier. Jessica kemudian memesan lebih dulu. Melihat menu ada minuman kesukaan Mirna di kafe tersebut, yakni Vietnamese Coffee.
"Saya duduk dan melihat menunya. Saya sudah tahu sih almarhumah mau pesan apa, karena kita sudah berbincang di grup chat. Dia suka banget sama Vietnamese Coffee yang dijual di sana (Kafe Olivier)," kata Jessica Wongso dalam wawancara pada tujuh tahun lalu.
Jessica pun berinisiatif untuk memesankannya lebih dulu. "Terus saya bilang 'oh kalau gitu, gue pesenin ya,'" imbuhnya lagi.
Selain itu, dia punya alasan lain. Jessica ingin membalas mentraktir Mirna Salihin pada momen tersebut.
Baca Juga: Tampil Garang, Muhammad Riyandi Wakili Persis Solo di Best XI of The Week Pekan 14 BRI Liga 1
Satu bulan sebelum kejadian tersebut, Jessica dan Mirna pernah bertemu. Kala itu, Mirna membayari makan malam. "Sebelum ketemu ini, satu bulan yang lalunya, saat saya sampai di Jakarta, saya sudah sempat bertemu dengan Mirna dulu," kata Jessica Wongso.
Selama dua hari setelah datang di Jakarta, Jessica mengaku dibayari makan malam dan minum kopi. "Dua-duanya itu saya dibayarin sama Mirna. Jadi saya merasa membalas budi," ucapnya.
Dua alasan tersebut yang membuatnya memesankan minuman untuk sahabatnya lebih dulu. Jessica menyampaikan dia memesan pukul 16.30 WIB, 30 menit setelah waktu janjian berlalu.
"Dia juga bilang bakal datang jam 16.00, nah saya pesan minum itu jam 16.30. Sepuluh menit kemudian, kira-kira, minumannya datang. Tidak sejauh yang minumannua dihidangkan 40, 50 menit yang lalu, tidak selama itu," ujar Jessica Wongso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
7 Fakta Mercedes Tiger, Motuba yang Dibawa Mantan Menlu Marty Ke Istana
-
Terpopuler: Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein hingga Rekomendasi Model Baju Lebaran Wanita
-
Terpopuler: TWS Murah 2026 Versi David GadgetIn, Tokoh Teknologi yang Muncul di Epstein Files
-
Gempa M 6,4 Guncang Pesisir Selatan Jawa, Pacitan hingga Surabaya, Ini Penjelasan BMKG
-
Marcos Reina Targetkan Sapu Bersih Poin Kandang Persik Kediri Demi Meroket ke Papan Atas Klasemen
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Dituduh Persulit Bertemu Anak, Virgoun Balas dengan Foto Ini Bikin Inara Rusli Tak Berkutik
-
Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
-
Menikmati Bali Lewat Seni yang Bicara tentang Semesta dan Jiwa