Timnas Indonesia menghadapi Brunei Darussalam pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 12 Oktober. Baru lima hari setelahnya, Marc Klok dan kawan-kawan bertandang ke Brunei Darussalam.
Total ada 25 pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Dari nama-nama yang dipanggil memang bisa dibilang bertabur bintang.
Ada fakta menarik saat pelatih Timnas Brunei Darussalam, Mario Rivera yang menuduh Shin Tae-yong bersekongkol dengan wasit.
Brunei Darussalam akan menjadi lawan timnas Indonesia di babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini pun bisa berlangsung panas.
Sebab ada dendam yang disimpan oleh Mario Rivera terhadap Shin Tae-yong. Pelatih Brunei itu bahkan sempat memfitnah juru taktik asal Korea Selatan 'main mata' dengan wasit.
Momen ini terjadi ketika tim Tebuan bertemu timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Saat itu, anak asuh Shin Tae-yong menang dengan skor telak 7-0.
Mario Rivera merasa ada kejanggalan. Lantas ia menyerang Shin Tae-yong dan menganggap pelatih timnas Indonesia ini bisa bersekongkol dengan wasit.
Pasalnya di laga timnas Indonesia vs Brunei kala itu dipimpin oleh wasit Korea, Kim Hee-gon dan hakim haris Kang Dong Ho. Mereka berdua dituduh memihak Shin Tae-yong.
Alasannya, mereka berkali-kali terkesan mendesak kiper Brunei untuk menendang bola lebih cepat di babak pertama. Selalu itu, mereka terlihat tertawa dengan STY, seolah sebagai teman dekat.
"Karena mereka sama-sama orang Korea, mereka dapat berbicara satu sama lain, tetapi mereka tidak boleh saling menertawakan. Mungkin kemudian mereka akan bertemu di restoran Korea dan ditraktir oleh pelatih Shin Tae Yong. Bagi saya, ini tidak bisa diterima," kata Mario Rivera saat itu.
Bahkan insiden kartu merah yang diberikan wasit juga menjadi sorotan pelatih asal Spanyol tersebut.
"Sebelum kartu merah, kami bisa bermain melawan Indonesia dan para pemain menunjukkan permainan yang bagus. Kemudian wasit merusak permainan karena itu bukan kesalahan. Mungkin dia senang sekarang. Pencopotan satu pemain membuat 22 orang lainnya menangis di ruang ganti," imbuhnya.
Berkat ungkapan di masa lalu Mario Rivera, timnas Indonesia vs Brunei Darussalam bisa semakin memanas ketika berjumpa lagi di Kualifiakasi Piala Dunia 2026.
Adapun jadwal pertandingan ini skuad Garuda akan menjadi tuan rumah lebih dulu 12 Oktober. Lalu, Jordi Amat cs bertandang ke Brunei 17 Oktober.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!
-
Aldi Taher Sujud Syukur Bakal Terbang ke New York Fashion Week, Siap Pamer Batik Lokal
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
-
KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!
-
Menang Badminton Lawan Betrand Peto, Samuel Cipta Tepati Nazar ke Fans
-
Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran
-
AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global
-
Hyeop-sama Is Back! Chae Jong Hyeop Dikonfirmasi Bintangi Drama Jepang Baru
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel