Partai NasDem semakin aktif melakukan pertemuan politiknya dengan partai lain. Dalam sepekan ini, setidaknya ada 3 kali kegiatan Partai yang mendeklarasikan Anies Baswedan nyapres ini untuk menunjukkan manuvernya.
Melansir dari berbagai sumber, belakangan ini, setidaknya ada tiga kali kegiatan politik NasDem. Ketua Umum Surya Paloh pun bahkan turun langsung dalam kegiatan politik tersebut.
Adapun kegiatan itu yakni pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi, kemudian Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali yang bertandang ke Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Gerindra-PKS. Kemudian, Surya Paloh bertemu dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.
Lantas, seperti apakah manuver-manuver dari partai Nasdem tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pertemuan Surya Paloh dan Presiden Jokowi
Diketahui, pertemuan Surya Paloh dan Presiden Jokowi ini dilakukan pada hari Kamis (26/1/) sore di Istana Negara, Jakarta Pusat. Pertemuan keduanya berlangsung lebih dari satu jam.
Melansir dari berbagai sumber, Surya Paloh menegaskan bahwa tidak ada perubahan suasana penerimaan dirinya oleh Jokowi. Surya Paloh mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan ia memahami cara komunikasi Presiden Jokowi sehari-hari.
Presiden Jokowi sebelumnya juga mengungkapkan pertemuannya dengan Surya Paloh. Ia menyebut tidak ada yang istimewa dari pertemuan tersebut.
Presiden Jokowi juga sempat ditanya apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan isu reshuffle kabinet yang mencuat. Namun, Presiden Jokowi enggan berbicara lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.
Baca Juga: Bertemu di Kantor Demokrat, Ini yang Dibicarakan Anies Baswedan dan AHY
Ahmad Ali Berkunjung ke Sekber Gerindra-PKB
Pada hari yang sama, Kamis (25/1), elite-elite partai NasDem yang dipimpin oleh Waketum Ahmad Ali mengunjungi Sekber Gerindra-PKB. Elite NasDem tiba di Sekber Gerindra-PKB yang berlokasi di kawasan Menteng, sekitar pukul 12.30 WIB.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Dasco menyebut bahwa NasDem dan Gerindra-PKB membahas mengenai kesepakatan untuk membangun sistem demokrasi yang baik. Dasco menyebut bahwa para elite dari ketiga partai tersebut sepakat untuk tidak ada polarisasi menuju pesta demokrasi tahun 2024.
Tidak hanya itu, asco menyebut bahwa NasDem dan Gerindra-PKB juga membahas terkait perpolitikan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa ketiga partai tersebut mengakui bahwa sejatinya politik itu sangatlah dinamis, sehingga komunikasi-komunikasi antar partai politik termasuk yang dilakukan oleh Partai NasDem hari ini itu perlu dilakukan.
Dasco juga menyebut bahwa kedatangan Partai Nasdem pada saat itu juga untuk memberikan ucapan selamat atas peresmian kantor Sekber Gerindra-PKB.
Sementara itu, Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali menyebut bahwa hubungan NasDem dengan PKS dan Partai Demokrat tetap berjalan baik meskipun ada kunjungan ke Sekber Koalisi Gerindra-PKB.
Berita Terkait
-
Bertemu di Kantor Demokrat, Ini yang Dibicarakan Anies Baswedan dan AHY
-
Usai Kumpul Bareng Anies di Kandang Demokrat, PKS Bakal Bertandang ke NasDem Tower Temui Surya Paloh
-
Usulan Penghapusan Pemilihan Calon Gubernur Berhembus, Jokowi Bilang Ini
-
Pamit Lewat Telepon Usai Agenda di Solo, Anies Baswedan Ajak Gibran Bertemu di Jakarta
-
Santer Bakal Terjun di Kontestasi Pilpres 2024 Usai Masuk Golkar, Ridwan Kamil: Saya ke Sini Tidak Ada Urusan Politik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan