Suara.com - Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan segera menghirup napas bebas keluar dari penjara. Keluarnya Anas dari bui disebut sebagai hari pembalasan dendam membongkar skandal kasus Hambalang.
Pernyataan ini pernah diucapkan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara I Gede Pasek Suardika. Ia menyebut Anas akan mengungkap sisi lain Partai Demokrat.
Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra tampak santai menanggapi gertakan kubu Anas tersebut.
Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sudah melupakan generasi lampau berisi kader koruptor.
"Mohon maaf generasi zaman dulu yang korup, kami sudah lepas dari generasi-generasi yang korup. Kami sekarang generasi baru," kata Herzaky, Kamis (2/3/2023).
Herzaky mengaku tidak mau ambil pusing soal gertakan Anas. Saat ini partainya sedang fokus mempersiapkan diri di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
Di era kepemimpinan baru, Demokrat sudah menatar para kadernya dan melupakan kader lama yang mengkhianati negara dengan melakukan korupsi.
Menurutnya, penyebab Anas mendekam di penjara memang menjadi bukti keterlibatannya melakukan korupsi kasus Hambalang.
Setelah Anas keluar, ia meminta publik tidak menyangkut pautkannya dengan Partai Demokrat kembali.
Baca Juga: Kompak Nyanyi Lagu Andmesh Cinta Luar Biasa, AHY-Anies Saling Tatap hingga Rangkulan
"Anas bagi kami saat ini sama dengan yang lain-lain di penjara. Begitu dia keluar, mohon dia mantan kader. Kami sudah bergerak maju, sudah bersih-bersih," ungkapnya.
Herzaky justru menuding Partai Kebangkitan Nusantara memanfaatkan nama besar Partai Demokrat untuk kepentingan popularitas partainya.
Tak heran, imbuh Herzaky, I Gede Pasek Suardika mengait-ngaitkan persoalan yang ada di luar partainya saat ini.
"Mau dapat numpang ngetop saja, pansos. Mungkin pansos saja. Bagi kami Mas Anas itu urusan Mas Anas, tidak ada urusan dengan kami," tegas Herzaky.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Kompak Nyanyi Lagu Andmesh Cinta Luar Biasa, AHY-Anies Saling Tatap hingga Rangkulan
-
Anas Urbaningrum Siap Buka-bukaan Usai Bebas, Demokrat: Kami Do Nothing, Fokus Bantu Rakyat
-
Perahu Koalisi Perubahan Siap Berlayar, AHY Ke Anies: You Are The Leader And Will Command
-
Terima Dukungan Demokrat Maju Capres 2024, Anies: Amanah Besar Ini Insya Allah jadi Ringan, Jika...
-
Sebut Langkah Ke Depan Butuh Ketangguhan, Anies di Depan Kader Demokrat: Mas AHY, Kita Siap Sama-Sama!
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular