Suara.com - Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang diinisiasi Gerindra dan PKB masih menahan diri untuk tidak terburu-buru mendeklarasikan siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapes) yang akan mereka usung di Pilpres 2024 mendatang.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku pihaknya menahan untuk tidak deklarasi lantaran masih menunggu pergerakan koalisi dan partai lainnya.
"Ya nunggu yang lain juga. Kami nunggu partai-partai lain. Kami baru merumuskan setelah kita lihat partai dan koalisi lain memutuskan," kata Muhaimin di Jakarta dikutip Rabu (29/3/2023).
Sementara itu, ditanta apakah Gerindra-PKB menunggu keputusan PDI Perjuangan soal capres, Muhaimin menegaskan pihaknya menunggu semua partai.
"Nunggu semua. Koalisi yang satu, yang satunya karena kita tidak mau mendahului yang lain," kata Muhaimin.
Tag
Berita Terkait
-
Bantah Usulkan Khofifah Indar Parawansa, Jusuf Kalla Tegaskan Pilihan Cawapres Ada di Tangan Anies
-
Setuju Jusuf Kalla Usulkan Cawapres, Mardani PKS: Tandanya Pak JK Berharap Mas Anies Menang
-
Tak Cuma Satu, JK 'Bisiki' Anies Sejumlah Figur Cawapres Pendamping, Siapa Saja?
-
'Jawa Adalah Kunci', Tim Kecil Anies Terima Banyak Rekomendasi Sosok Cawapres Dari Jatim
-
Sampai ke Arab Saudi, Prabowo Didorong untuk Jadi Presiden 2024
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler