Suara.com - Nama Erick Thohir kembali masuk dalam jajaran bursa cawapres unggulan untuk Pilpres 2024 mendatang.
Pengamat politik Lukman Edy menyebut, kerja Erick sebagai Menteri BUMN mengantarkan dirinya meraup elektoral yang sangat besar sebagai modal mengikuti kontestasi Pilpres 2024.
"Erick Thohir berhasil menunjukkan kerja nyata selama memimpin Kementerian BUMN. Kondisi tersebut mampu menciptakan dampak elektoral besar menuju Pilpres," ujar Lukman dalam keterangannya, Kamis (20/4/2023).
Kepiawaian Erick menjalin komunikasi dengan elite partai politik juga memberikan dampak positif.
Hal ini bisa semakin menguatkan posisi Erick sebagai cawapres idaman yang dapat diusung para partai politik.
"Masuknya nama Erick Thohir tidak terlepas dari kinerja dan komunikasi yang dibangun," ungkap Lukman.
Potensi Erick melenggang di bursa cawapres terlihat dari beberapa hasil survei, salah satunya survei Indo Barometer periode 12-24 Februari 2023 lalu.
Dalam survei tersebut menunjukkan Erick Thohir nangkring di posisi kedua dengan perolehan elektabilitas sebesar 22,9 persen.
Kekuatan elektabilitas Erick Thohir dinilai bisa menjadi bahan pertimbangan parpol untuk menjadikannya pilihan cawapres yang menjanjikan.
Merujuk pada jadwal KPU, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dibuka tanggal 19 Oktober sampai 25 November 2023.
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasangan capres dan wapres dapat diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol yang memenuhi syarat.
Syarat yang ditetapkan yakni memiliki perolehan kursi minimal 20 persen dari jumlah total kursi DPR atau mendapatkan 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Kondisi saat ini ada 575 kursi di parlemen. Sehingga pasangan capres dan wapres harus mengantongi dukungan minimal dari 115 kursi di DPR RI.
Selain itu, pasangan capres dan cawapres juga bisa diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. [Antara]
Berita Terkait
-
Yakin Anies Bakal Menang Lawan Koalisi Besar di Pilpres 2024, Demokrat: yang Pilih Rakyat Bukan Parpol
-
Tak Gentar Lawan Koalisi Besar, Demokrat Ungkit Kesuksesan SBY 2 Periode Jabat Presiden
-
Belum Bisa Penuhi Kriteria JK, Mahfud MD Dinilai Tak Cocok Dampingi Anies Maju Pilpres 2024
-
Belum Resmi Jadi Kader, PPP Belum Terpikir Duetkan Sandiaga dengan Anies di Pilpres 2024
-
Survei Indikator Politik: Elektabilitas Ridwan Kamil Sebagai Cawapres Bertengger di Atas Sandiaga Uno
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali