Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar selusur titik nol kilometer Islam di Barus, Tapanuli Tengah. Kegiatan itu dimaksudkan untuk menguatkan peradaban Islam Indonesia.
Kunjungan itu dimpin langsung oleh Sekjen PPP Arwani Thomafi bersama rombongan petinggi partai berlambang Kabah tersebut.
"Titik Nol Kilometer di Barus ini mengingatkan kami tentang peradaban Islam di Indonesia yang dimulai dari Barus," ujar Arwani ditulis Sabtu (24/6/2023).
Arwani menegaskan peradaban Islam Indonesia menjadi khazanah yang penting untuk dijaga dan ditransformasikan dalam kehidupan saat ini. Menurut dia, tantangan dan kompleksitas masalah kebangsaan dan kenegaraan dapat didekati dengan kebudayaan dan peradaban.
"Peradaban yang dihasilkan dari kreativitas para pendahulu, menjadi kekayaan yang harus selalu dijaga dan dikontekstualkan," kata Arwani.
Peradaban Islam Indonesia, kata Arwani, menjadi peninggalan para ulama masa lalu yang memiliki makna penting bagi kehidupan saat ini.
"Peradaban yang dihasilkan oleh para ulama masa lalu melahirkan wajah Islam Indonesia yang moderat, menjadi role model bagi dunia Islam lainnya," tegas Arwani.
Arwani menegaskan PPP berkepentingan dan memiliki tanggung jawab untuk senantiasa menjaga dan menggali peradaban Islam di Indonesia untuk menjadikan panggung politik yang didasari nilai-nilai warisan para ulama terdahulu.
"Panggung politik harus diisi narasi peradaban yang luhur. PPP berkepentingan untuk meneladani dan mengembangkan warisan peradaban warisan ulama Indonesia," tandas Arwani.
Baca Juga: Sekjen PPP Pastikan Kerja Tahapan Pemilu Berjalan Lancar
Selain berkunjung ke titik nol kilometer Islam Barus, Arwani juga berziarah ke Makam Syekh Rukunuddin dan Makam Syekh Mahmut yang masih terletak di Barus, Tapanuli Tengah, Sumut.
Dalam kunjungan tersebut Sekjen PPP ditemani Ketua DPW PPP Sumut Jafar, Ketua DPC PPP Tapteng, Ketua PBNU KH Arif Rahmansyah Marbun, akademisi UI Bastian Zulyeno, Pengurus LDNU PBNU KH. Achmad Ikrom, tokoh NU KH Cholis Fuad Al Mutamakin dan sejumlah kader PPP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan