Suara.com - Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy membicarakan soal sosok bakal calon presiden (capres) PPP Ganjar Pranowo. Menurutnya, Ganjar menjadi satu-satunya kandidat di Pilpres 2024 dengan pengalaman yang paling lengkap baik di tingkat nasional maupun daerah.
"Mas Ganjar satu-satunya capres yang pernah duduk di lembaga legislatif dan eksekutif sekaligus, serta pengalaman nasional dan regional. Mas Ganjar memiliki keunggulan yang tidak dimiliki satu capres pun," kata Rommy di Jakarta, Jumat (1/9/2023).
Rommy mengatakan kalau Ganjar sudah memaparkan program-program yang akan dijalankannya ketika nanti menjadi Presiden ke-8 RI. Menurutnya, program yang disusun Ganjar tersebut juga menunjukkan evaluasinya yang menyeluruh terhadap seluruh program Presiden Jokowi.
"Itu juga menunjukkan evaluasinya yang menyeluruh terhadap seluruh program Presiden Jokowi dengan dua kata kunci yaitu keberlanjutan dan pelengkapan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan program-program yang telah diungkapkan Ganjar menegaskan bahwa Gubernur Jawa Tengah itu merupakan tokoh yang sangat siap untuk bertarung memimpin indonesia lima tahun ke depan.
"Pak Ganjar memiliki pengalaman di eksekutif dan legislatif membuat beliau tidak gagap menghadapi kontestasi yang akan datang. InsyaAllah pak Ganjar jadi presiden," ujarnya.
Sebelumnya, Ganjar pernah menyatakan siap bergerak lebih cepat dalam memajukan negara Indonesia jika memenangi Pilpres 2024.
“Saya berdiri di sini sebagai bakal calon presiden dari PDI Perjuangan telah memegang mandat untuk bergerak lebih cepat, bergerak 'sat set' (cepat) meneruskan pencapaian-pencapaian tersebut," kata Ganjar pada Konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (25/8/2023) malam.
“Saya berdiri di sini sebagai bakal calon presiden dari PDI Perjuangan telah memegang mandat untuk bergerak lebih cepat, bergerak 'sat set' (cepat) meneruskan pencapaian-pencapaian tersebut," kata dia pada Konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (25/8/2023) malam.
Baca Juga: Gabungan Kekuatan Anies dan Cak Imin: Potensi Kemenangan Kecil?
Menurut dia, fondasi yang dibangun Presiden Joko Widodo merupakan pencapaian dan bekal kuat yang harus dilanjutkan serta dipercepat oleh penerusnya.
Dirinya optimistis bahwa Indonesia sedang bertransformasi menuju negara maju dan selama dua periode, pemerintahan Presiden Jokowi, yang merupakan kader PDI Perjuangan berhasil melakukan terobosan yang signifikan.
Pada bidang infrastruktur, ia menyebut Presiden Jokowi telah membangun jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 kilometer pada 2014, menjadi 47.817 km pada 2022. Hal itu, berarti selama delapan tahun bertambah 1.385 km.
Sementara jalan tol dari sebelumnya 1.500 km pada 2014 menjadi 2.499 km pada tahun lalu. Capaian itu belum termasuk penambahan pembangunan jalan provinsi, kabupaten, dan jalan desa yang meningkat signifikan.
“Saya harus 'sat set' memperluas konektivitas dan integrasi domestik yang kuat dan efisien. Baik konektivitas laut, darat, dan udara, konektivitas perdesaan dan perkotaan, konektivitas Indonesia bagian barat, tengah, dan timur serta pembangunan kawasan khusus,” ujarnya.
Selain itu, Presiden Jokowi telah mewujudkan swasembada pangan dengan konsisten memproduksi beras sebanyak 31,3 ton pada 2019 hingga 2021.
Berita Terkait
-
Kubu Ganjar Tak Boleh Anggap Remeh Usai Elektabilitas Rebound, Analis Singgung Sosok Cawapres
-
Ramai Isu Manuver PKB, Prabowo Siang Ini Terima Dukungan dari Partai Garuda
-
Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Surya Paloh Sebelum Ramai Kabar Cak Imin Bakal Jadi Cawapres Anies
-
Nasdem Pilih Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Demokrat Kasih Reaksi Begini kepada PKS
-
Diajak jadi Cawapres Anies, PKB Putuskan Tawaran NasDem di Surabaya Sore Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas