Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa ikut bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Harapan tersebut disampaikan Juru bicara Partai Gerindra Andre Rosiade saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023).
"Ya tentu kita berharap PSI bergabung dalam koalisi kami," katanya.
Andre menambahkan, tak hanya PSI, pihak Koalisi Indonesia Maju bakal membuka peluang kepada partai politik lainnya untuk bisa bergabung dalam mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.
"Ya, pokoknya partai apapun kita membuka diri dan memberikan karpet merah kepada teman-teman yang ingin bergabung bersama-sama Koalisi Indonesia Maju. Karena di koalisi kami, duduk sama rendah berdiri sama tinggi," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan, hingga kini partainya belum memutuskan dukungan untuk bakal capres. Sebab, PSI masih menunggu aspiras yang datang dari DPW dan DPD PSI seluruh Indonesia, serta masyarakat.
"Kita harus berhati-hati karena ini memilih pemimpin dalam lima tahun ke depan yang memperhatikan generasi milenial," kata Kaesang, di Jakarta Selas (10/10/2023).
Terkait pertemuan dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kaesang menegaskan hal tersebut hanya silaturahmi sebagai partai kecil kepada partai besar.
"Ini bagian dari silaturahmi," ujarnya.
Baca Juga: Diklaim Dasco Partai Warna Merah-Putih Akan Gabung Dukung Prabowo, Tanggapan Kaesang Malah Heran
Sementara itu, Sufmi Dasco membocorkan warna partai yang akan bergabung dengan KIM. Menurut dia, partai tersebut berwarna merah dan putih.
"Merah putih," kata Dasco, Minggu (8/10/2023).
Meski begitu, dia tidak menyebut secara langsung partai apa yang akan merapat dan mendukung Prabowo sebagai capres.
Berita Terkait
-
Diklaim Dasco Partai Warna Merah-Putih Akan Gabung Dukung Prabowo, Tanggapan Kaesang Malah Heran
-
Koalisi Indonesia Maju Tunggu Putusan MK Soal Usia Minimal Sebelum Putuskan Cawapres Prabowo
-
Kaesang Pamer Kesaktian Bisa Tampung Aspirasi Seluruh Kader PSI Sebelum Pendaftaran Capres-Cawapres, Begini Caranya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024