Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep telah menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Kamis (12/10/2023).
Kedatangan Kaesang ke kediaman Prabowo itu memunculkan spekulasi mengenai arah dukungan politik PSI pada Pilpres 2024. Namun, Kaesang belum menentukan ke mana arah dukungan partainya, meski sudah bertemu Puan Maharani dan Prabowo Subianto.
Kaesang malah guyon saat ditanya apakah partainya akan bergabung di Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo sebagai capres.
"Itu tunggu dulu, PSI emang warnanya merah ada putih, ada hitamnya juga, hitamnya enggak disebut sih," ungkap Kaesang seperti dikutip dari aku Instagram @jayalah.negeriku, Jumat (13/10/2023).
"Sampai sekarang kami belum menentukan capres mana yang kami dukung," lanjutnya.
Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini mengatakan bahwa partainya sakti sehingga bisa menentukan arah dukungan dengan cepat.
"Kan sakti ada Zoom, ada Google Meet," kelakar Kaesang.
Sikap Kaesang saat menanggapi pertanyaan wartawan itu ternyata menuai cibiran dari warganet.
"Partai cengengesan ampun deh. Akar rumput pada bela bapaknya anak-anaknya begini," komentar warganet.
Baca Juga: Bukan di RSCM, Ternyata Cak Imin Pilih Jalani Tes Kesehatan di Rumah Sakit Ini
"Cuma cengengesan doang," tulis warganet.
"Setelah menikah saya melihat mas ini semakin slengean dan radak-radak," ujar warganet lainnya.
"Lama-lama jadi tengil," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Bukan di RSCM, Ternyata Cak Imin Pilih Jalani Tes Kesehatan di Rumah Sakit Ini
-
Baliho Prabowo Subianto dengan Tulisan Nyeleneh Marak di Soloraya: "Diejek, Difitnah, Dijelekin, Dijogetin Aja"
-
Dipuk-puk Prabowo, Kaesang Minder PSI Tak Semoncer Gerindra Belum Bisa Lolos ke Senayan
-
Ditanya Serius Malah Cengengesan, Kaesang Dikritik: Lama-Lama Tengil
-
Kalau Prabowo Dipasangkan dengan Gibran di Pilpres 2024, Malah Jokowi yang Kena Getahnya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan