Suara.com - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, yang juga mantan Panglim TNI Andika Perkasa, mewanti-wanti juniornya di TNI untuk waspada terhadap adanya potensi tekanan atau intervensi di Pemilu 2024.
Hal itu diungkapkan Andika saat menjadi bintang tamu podcast bersama eks Ketua KPK Abraham Samad di chanel Youtube Abraham Samad Speak Up dilihat Suara.com, Rabu (22/11/2023).
"Saya ingin sampaikan justru agar mereka yang berada dalam struktur mendapat kesempatan untuk memimpin saat ini saat menjelang Pilpres untuk waspada," kata Andika.
Menurutnya, potensi adanya intervensi atau tekanan terhadap TNI pasti ada untuk Pemilu 2024. Untuk itu, ia mengingatkan para juniornya jangan sampai terlena dan melanggar aturan yang ada.
"Karena namanya usaha mas, usaha dari para pihak lah yang kemudian akan bersaing ini kan pasti ada. Usaha ini belum tentu dari puncaknya belum tentu tapi dari jajaran jajarannya itu pasti ada. Jangan sampai kita nggak kuat atau bahkan nggak tahu sehingga akhirnya kita malah melakukan tindakan yang melanggar itu. Yang saya ingin mereka mewaspadai," ungkapnya.
Di sisi lain, Andika bukan tanpa sebab mewanti-wanti hal tersebut. Pasalnya kala Pilpres 2019 dan saat masih menjabat sebagai KSAD, dirinya mengaku mendapat tekanan.
"Waktu 2014 sama Pilpres, juga saya waktu itu juga masih bintang satu dan saya juga melihat ada ya tadi ada tindakan melanggar peraturan perundang-undangan Pemilu tetapi itu kan saya bukan pemimpin waktu itu," pungkasnya.
Jokowi Lantik Jenderal Agus
Hari ini, Rabu (22/11/2023), Presiden Jokowi resmi melantik Jenderal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang memasuki masa pensiun.
Baca Juga: Mulusnya Karier Agus Subiyanto di Militer: Baru Sebentar Jabat KSAD, Kini Jadi Panglima TNI
Jenderal TNI Agus boleh dibilang orang 'dekat' Jokowi karena sempat menjadi perisai hidup sang Presiden dengan menduduki jabatan Danpaspampres pada tahun 2020-2021.
Singkat cerita Agus Subiyanto merupakan salah seorang perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat.
Pada kariernya di militer, Agus terbilang memiliki riwayat yang ciamik. Sepanjang perjalanannya, pria kelahiran Cimahi ini sudah banyak menyemat berbagai jabatan penting di TNI.
Berita Terkait
-
Blak-blakan, Andika Perkasa Bongkar Soal Tekanan saat Pilpres 2019 Kala Jabat KSAD
-
Jadi Perisai Hidup Jokowi! Agus Subiyanto Resmi jadi Panglima, Hartanya Tembus Rp 19,3 Miliar
-
Alasan Gerindra Jateng Optimis Prabowo-Gibran Menang Di Kandang Banteng
-
Anies Soal Elektabilitas AMIN Salip Ganjar-Mahfud: Makin Banyak Masyarakat Ingin Perubahan
-
Mulusnya Karier Agus Subiyanto di Militer: Baru Sebentar Jabat KSAD, Kini Jadi Panglima TNI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas