Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan dirinya mendapat aspirasi baru yang tidak ditemui di daerah lain saat berkunjung ke Pasar Flamboyan, Pontianak, Kalimantan Barat pada Selasa, (26/12/2023).
"Tadi di pasar kita bertemu dengan masyarakat yang punya aspirasi konkrit sekali. Khusus di Kalimantan Barat ini, kami menemukan aspirasi yang tidak ditemukan di tempat lain," ujarnya kepada wartawan.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh seorang pedagang. Di mana, ia meminta agar sayuran ilegal yang masuk ke pasar-pasar di Pontianak segera diberantas.
"Ibu pedagang ini menceritakan bagaimana sayur-sayuran (ilegal) ini memasuki pasar-pasar di Pontianak dan Kalimantan Barat. Itu membuat produksi lokal menjadi tersingkirkan," tutur calon presiden nomor urut 1 tersebut.
Masalah perbatasan, sambung Anies, memang cukup menjadi perhatian masyarakat Pontianak. Mengingat, daerah tersebut berdekatan dengan perbatasan.
Karena itulah, saat acara desak Anies, ada pula yang mempertanyakan perihal pengendalian perbatasan.
Berita Terkait
-
Anies Tegaskan IKN Bukan Prioritas
-
Prabowo Ngopi Bareng Warga dan Relawan di Kedai Kopi Aceh: Luar Biasa Rasanya!
-
Prabowo: Hati Saya Penuh Cinta dan Hormat untuk Rakyat Aceh
-
Prabowo Janji Tidak akan Lupakan Perjuangan Rakyat Aceh
-
SBY: Prabowo Sahabat Saya, Patriot yang Mencintai Bangsa dan Negara Ini
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD