Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat membatalkan pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio terkait kasus bagi-bagi susu saat Hari Bebas Kendaraan (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman-Thamrin.
Dugaan pelanggaran Pemilu ini juga turut melibatkan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jakarta Pusat, Dimas Triyanto mengatakan, agenda pemanggilan kedua terhadap Eko dijadwalkan pada 21 Desember lalu.
Namun, Eko berhalangan hadir karena sakit.
Kendati demikian, Dimas tak melakukan pemanggilan ketiga terhadap Eko. Menurutnya, klarifikasi dari kubu PAN sudah terwakili oleh Ketua DPP PAN Zita Anjani, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, dan Surya Utama alias Uya Kuya yang sudah dimintai keterangan.
“Untuk Eko karena sudah dua panggilan tidak hadir, kami rasa cukup klarifikasi dari Sigit Purnomo alias Pasha, Surya Utama alias Uya dan Zita saja dalam membuat kajian nanti,” ujar Dimas saat dihubungi, Selasa (26/12/2023).
Oleh karena itu, Dimas menyebut pihaknya hanya akan melakukan pemanggilan terhadap Gibran saja.
Keterangan dari Wali Kota Solo itu dianggap masih diperlukan oleh Bawaslu Jakarta Pusat.
Setelah Gibran diperiksa, ia meyakini pihaknya akan bisa segera mengambil kesimpulan.
Baca Juga: Turun Gunung Bareng SBY, AHY Ajak Warga Aceh Menangkan Prabowo Satu Putaran
“Kemungkinan kami akan mengundang Gibran saja. Sekarang sedang dipersiapkan, kemungkinan Rabu (27/12/2023) akan kami kirim,” pungkas Dimas.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani mengklaim pihaknya tak merencanakan adanya kegiatan bagi-bagi susu oleh Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka saat Car Free Day (CFD) pada Minggu (3/12) lalu. Ia mengaku tak mengetahui siapa pihak yang membawakan susu tersebut.
Kegiatan bagi-bagi susu ini menjadi dugaan pelanggaran kampanye karena area CFD dilarang dipakai untuk kegiatan politik. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kini sedang menelusuri terkait hal ini.
"Kita nggak tahu susu itu dari awal kita jalan tidak ada susu pas mau pulang, makanya kalau teman teman lihat susunya bentuknya masih kardus dan jumlahnya itu kalau nggak salah tiga sampai empat dus," ujar Zita di kantor Bawaslu Jakpus, Tanah Abang, Kamis (21/12/2023).
Zita menyebut awalnya Gibran dan beberapa kader PAN hanya berniat melakukan olah raga bersama. Namun, antusias masyarakat begitu tinggi hingga ia mengikuti berbagai kegiatan di sana hingga durasi di lokasi awalnya 30 menit jadi 2,5 jam.
"Jadi sepanjang perjalanan itu kita tadinya mau olahraga ketika ada musik, dipanggil 'mas Gibran ada musik nih' kita nonton dulu. Jalan lagi ada yang olahraga skateboard," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pulang Dari Aceh, Prabowo Langsung Cuti Sebagai Menhan Hari Ini, Ada Apa?
-
Bukan Mahfud, Pemilih PDIP Pilih Gibran Sebagai Cawapres Paling Moncer Saat Debat
-
Kiai Asep: Penting Sekali Memenangkan Prabowo-Gibran
-
Tanggapi Solo Bukan Gibran, Prbaowo: Mari Hadapi Demokrasi dengan Sejuk
-
Soal Teriakan PDIP Solo Bukan Gibran, Prabowo Santai: Sudah Lah, Tenang-tenang Saja
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda