Suara.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sedang menyiapkan bantuan hukum kepada Relawan Ganjar-Mahfud yang mengalami kekerasan di Boyolali.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang dialami relawannya dan juga membantu keluarga korban menghadapi situasi saat ini.
"TPN sudah bergerak dan terus memberi dukungan dan pendampingan hukum sampai kasus ini tuntas. TPN juga terus berkomunikasi dengan keluarga korban untuk membantu meringankan situasi yang dihadapi,” kata Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2024).
Dia menegaskan bahwa Ganjar dan Mahfud memberikan perhatian khusus kepada para korban. Hal itu, kata Arsjad, terbukti karena Ganjar mengunjungi para korban di Boyolali semalam, Minggu (31/12/2023).
"Mas Ganjar dan Prof Mahfud dan TPN Ganjar-Mahfud berdiri bersama para korban dan keluarga mereka," ujar Arsjad.
Dia mengungkapkan pihaknya prihatin karena tujuh Relawan Ganjar-Mahfud menjadi korban atas penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota TNI.
Pendukung Ganjar-Mahfud Meninggal di Jogja
Bahkan, lanjut Arsjad, dia menyayangkan adanya seorang pendukung Ganjar-Mahfud meninggal dunia di Yogyakarta.
"Kami sangat prihatin atas insiden penganiayaan tujuh orang pendukung Ganjar Mahfud di Boyolali yang dua di antaranya umurnya masih sangat muda yaitu masih 18 tahun,” tutur Arsjad.
"Di Yogyakarta, kami sangat berduka atas insiden meninggalnya seorang pendukung Ganjar-Mahfud di sana, innalilah wa inalillahi raji’un. Semoga almarhum dapat tempat terbaik di sisi tuhan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan sejumlah anggota TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud ini terjadi di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (30/12/2023) siang.
Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi sebelumnya juga menyebut 15 anggota yang diduga melakukan penganiayaan telah ditahan.
"Telah memerintahkan Danyonif Raider 408/SbhDenpom IV/4 Surakarta untuk menahan 15 prajurit terduga kasus penganiayaan," kata Kristomei lewat keteranganya, Sabtu (30/12).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo telah melakukan beberapa langkah menyikapi peristiwa penganiayaan yang dilakukan anggota TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud. Salah satunya, yakni memberikan santunan kepada para korban.
"Dandim sudah memberikan pernyataan ya tentang kejadian yang di Boyolali itu. Kemudian Dandim juga sudah melakukan langkah-langkah, memberikan santunan dan lain sebagainya," kata Agus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (31/12/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024