Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Anies Baswedan menghadiri event 'Desak Anies' di Lapangan Cindua Mato, Sumatera Barat, Rabu (3/1/2024).
Terkait kepentingan pedagang, Anies mengungkapkan, senantiasa memperhatikan kepentingan rakyat dan pedagang serta petani kecil.
“Kami di dalam menyusun sebuah program kami selalu melibatkan semua stakeholders (pemangku kepentingan) agar tidak mematikan ekosistem. Bagaimana usaha mereka tetap hidup, tetapi ikut di dalam sistem yang kita susun,” ujar Anies, Rabu (3/1/2024).
Menurut Anies, dia akan mengajak semua pelaku usaha.
“Kita ajak bicara sama-sama, sehingga tata niaganya itu berkeadilan. Supaya mereka yang sudah hidup di dalam sektor ini, tetapi bisa hidup, tetapi tidak terjadi rente. Rente, permainan harga, permainan jumlah, informasinya dibuat setara, sehingga harga di tempat produksi, ambil margin yang masuk akal,” kata dia.
Anies mengungkapkan, yang sering terjadi, kita tidak tahu harga di sentra produksi, kita tahunya cuma harga di ujung pasar.
“Di situlah markup dan rente itu terjadi. Jadi kita ingin tata. Insya Allah nanti para pedagang juga akan bisa hidup, walaupun nanti kita siapkan mekanisme untuk ada contract farming,” kata Anies.
Berita Terkait
-
Tekankan Kesetaraan, Anies Puji Cak Imin: Bak Buah Belimbing yang Matang di Pohon
-
Jika Terpilih Jadi Presiden, Anies Janji Hidupkan Kembali Jalur Kereta Api di Sumbar
-
Satpol PP di Garut Terang-terangan Dukung Gibran, Anies: Di Mana Komitmen Netralitas?
-
TKN Prabowo - Gibran Cuek, Ogah Ikuti Jejak Anies dan Mahfud MD Live TikTok
-
Anies dan Mahfud MD 'Kampanye' via Live Tiktok, Begini Respon TKN Prabowo-Gibran
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam