Suara.com - Hasil survei Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI) Starpoll memperlihatkan pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin unggul pada simulasi head to head dengan dua paslon lainnya di enam provinsi di Pulau Jawa.
Merespons hasil survei tersebut, Timnas AMIN menganggapnya sebagai penyemangat karena jalan masih panjang menuju hari pencoblosan Pilpres 2024.
"Tentu kami menghargai hasil survei tersebut, tetapi jalan masih panjang, dan masih banyak yang perlu dilakukan untuk betul-betul mewujudkan perubahan yang dibutuhkan rakyat," kata juru bicara Timnas AMIN, Surya Tjandra melalui keterangan tertulisnya dikutip Kamis (4/1/2024).
Surya mengungkap, Timnas AMIN begitu meyakini Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.
Kerja tim hingga relawan akan makin dipanaskan untuk lolos putaran kedua dan memenangkan kontestasi.
"Konsolidasi relawan yang bergerak secara organik dan mesin partai didukung oleh caleg partai pendukung di seluruh daerah, ditambah kampanye udara maupun kampanye darat yang juga digiatkan, barangkali menyumbang ke pencapaian tersebut," ucapnya.
Sebelumnya, hasil survei LKPI StarPoll memperlihatkan keunggulan Anies-Muhaimin pada simulasi head to head antar paslon.
"Anies-Muhaimin (47,4 persen) vs Prabowo-Gibran (40,6 persen). Anies-Muhaimin (57,4 persen) vs Ganjar-Mahfud (40,6 persen). Prabowo-Gibran (49,6 persen) vs Ganjar-Mahfud (24,1 persen)," ujar peneliti senior StarPoll, Murtianto saat memaparkan rilisnya, Rabu (3/1/2024).
Dari survei tersebut juga menunjukkan bahwa Pilpres akan berlangsung dalam dua putaran.
Baca Juga: Anies Baswedan Live di Tiktok, Timnas AMIN Bocorkan Rahasianya
Sebabnya, tidak ada paslon yang benar-benar unggul secara signifikan dengan elektabilitas di atas 50 persen+1.
Survei tersebut dilakukan pada 10-24 Desember 2023.
Sebanyak 1.400 responden dilibatkan dalam pengambilan survei tersebut.
Survei itu memiliki margin of error sebesar 2,6 persen dengan tingkat kepercayaan capai 95 persen.
Berita Terkait
-
Survei ICRC: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Bakal Bertarung di Putaran Kedua Pilpres 2024
-
Cak Imin Protes 2 Panelis Debat dari Unhan, Tapi Timnas AMIN Masih Percaya Netralitas
-
Survei Utting Research: Pascadebat Pertama Pilpres, Suara Anies Naik Tajam
-
Fans Timnas Merapat! Begini Jejak 3 Calon Presiden 2024 untuk Sepak Bola Indonesia
-
Profil 11 Panelis Debat Ketiga Pilpres: Ada Nama Mantan KSAL
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim