Suara.com - Juru Bicara Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Billy David merespons Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang merasa keberatan karena dua panelis debat capres merupakan tenaga pengajar di Universitas Pertahanan (Unhan).
Billy menyebut sejauh ini Timnas AMIN tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut. Menurutnya, masyarakat bisa menilai proses debat mendatang.
"Kami tidak ada masalah dan membiarkan publik yang bisa menilai langsung proses ini atau pun debat nanti," kata Billy saat dikonfirmasi, Kamis (4/1/2024).
Selain itu, Billy mengatakan bahwa selama ini panelis debat tidak diperkenankan berinteraksi secara langsung dengan peserta debat.
Hal itu, kata Billy, juga telah menjaga netralitas KPU serta panelis dalam proses debat.
"Kami rasa dengan konsep tidak adanya interaksi langsung dengan paslon dan pertanyaan dirumuskan dan disepakati bersama dengan tim panelis, sudah merupakan mekanisme yang baik untuk menjaga netralitas atau tendensi tertentu," ujar Billy.
Lebih lanjut, Billy menyampaikan pihaknya percaya terhadap KPU yang sudah menunjuk 11 panelis dalam debat mendatang.
"Timnas AMIN, memepercayai sepenuhnya proses pemilihan panelis oleh KPU. Tentu nama-nama tersebut sudah pilihan dan tiap personal mempunyai kredibilitas dan kapabilitas," ungkap Billy.
Protes Cak Imin
Baca Juga: Anies Baswedan Live di Tiktok, Timnas AMIN Bocorkan Rahasianya
Sebelumnya, Cak Imin meminta agar dua panelis debat capres 7 Januari 2024 dari Unhan yakni Kusnanto Anggoro dan Marsetio diganti.
"Ya, terus terang saya protes," kata Cak Imin di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/1/2024).
Sebab Cak Imin memandang, dua panelis itu berasal dari lembaga pendidikan yang berada di bawah Prabowo Subianto yang merupakan Menteri Pertahanan (Menhan).
Sementara Prabowo merupakan salah satu peserta dalam debat mendatang.
"Karena itu mengganggu obyektifitas, karena apapun Unhan di bawah Pak Prabowo, Menhan," ujarnya.
Oleh sebab itu, Cak Imin meminta dua panelis tersebut diganti. Ia berharap protesnya bisa didengar oleh KPU RI.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Live di Tiktok, Timnas AMIN Bocorkan Rahasianya
-
Survei Utting Research: Pascadebat Pertama Pilpres, Suara Anies Naik Tajam
-
Profil 11 Panelis Debat Ketiga Pilpres: Ada Nama Mantan KSAL
-
Cak Imin Minta 2 Panelis Debat Capres dari Unhan Diganti: Karena di Bawah Prabowo
-
Survei Starpoll Perlihatkan Potensi Kemenangan Pasangan AMIN
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024