Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menjelaskan konsep pembangunan berbasis bioregional yang menegaskan bahwa wilayah nasional bukan hanya terbagi atas politik dan administrasi, namun juga ekosistem lingkungan dan komunitas masyarakat.
Pernyataan tersebut untuk menanggapi jawaban wakil presiden nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka,terhadap pertanyaan Muhaimin mengenai pelaksanaan pembangunan berbasis bioregional dalam Debat Cawapres di Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Muhaimin mengeluhkan bahwa pertanyaannya tidak terjawab sama sekali oleh Gibran. Padahal, menurut Muhaimin, dalam undang-undang telah dinyatakan bahwa potensi bioregional itu ada.
"Bahwa wilayah nasional kita itu bukan terbagi bukan saja sekadar karena politik dan administrasi, tetapi ekosistem lingkungannya ada, sekaligus juga komunitas masyarakat yang tumbuh juga menjadi pertimbangan," kata dia sebagaimana dilansir Antara.
Ia kemudian menyebut Papua sebagai contoh. Ia mengatakan jangan pernah salah dalam membangun wilayah Papua yang menurutnya harus dibangun melalui pemerataan dan keadilan yang sempurna.
Selain itu, kata dia, Maluku juga memiliki kekuatan maritim yang bisa menjadi bioregional untuk pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan. Kemudian untuk wilayah Jawa, sambung Cak Imin, dapat fokus pada pembangunan keberlanjutan dengan potensi ekonomi yang besar.
KPU telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Selepas debat pertama pada 12 Desember 2023, debat kedua pada 22 Desember 2023, dan debat ketiga pada 7 Januari 2024, KPU menggelar debat keempat yang mempertemukan para cawapres.
Tema debat keempat meliputi energi, sumber daya alam (SDA), pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat.
Berita Terkait
-
Bawa-bawa Ganjar Pamer Solo Punya Predikat Kota Lengkap, Gibran Akan Lanjutkan Program Reforma Agraria
-
Sodorkan Pertanyaan Greenflation, Gibran Celangak-celinguk Cari Jawaban Mahfud
-
Gus Muhaimin: Pemerintah Harus Turun Tangan Atasi Perubahan Iklim yang Ancam Produksi Pangan
-
Duh! Mimik Cemberut Anies Baswedan Tertangkap Kamera, Mikirin Penampilan Cak Imin?
-
Cak Imin Di Panggung Debat: Pemerintah Tak Serius Atasi Deforestasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan