Suara.com - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Hasreiza atau biasa dikenal Reiza Patters, menilai pujian calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, untuk food estate dengan menyebutnya sebagai proyek sukses adalah cara untuk menutupi kegagalan Pemerintahan Joko Widodo.
Lebih lanjut, Reiza menjelaskan, food estate hanya untuk menutupi kegagalan Pemerintahan Jokowi dalam memberdayakan petani Indonesia dan mengurangi impor pangan dari luar negeri, yang notabene merupakan janjinya dalam dua kali pemilihan presiden sebelumnya.
"Food estate itu hanya untuk menutupi kegagalan rezim ini dalam mewujudkan janjinya pada rakyat Indonesia untuk mengurangi Impor pangan dari luar negeri," katanya, Senin, (22/1/2024).
Reiza menjelaskan, food estate yang dijadikan contoh keberhasilan oleh Gibran di Gunung Mas Kalimantan Tengah justru merupakan contoh nyata kegagalan proyek ini. Mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya, hingga menjadi monumen fisik soal perusakan lingkungan atas nama pembangunan nasional.
Dirinya lantas menyebut kebijakan yang diambil Pemerintahan Jokowi justru bertolak belakang dengan persoalan yang mereka gembor-gemborkan untuk memuluskan proyek food estate. Mereka malah menihilkan peran petani Indonesia yang perlu didukung penuh, dan memilih mengalokasikan anggaran besar hanya untuk membangun kota baru IKN yang tidak ada urgensinya untuk ketahanan pangan.
"Bayangkan saja, Kementerian Pertahanan bersama dengan mitra pelaksananya mematok lahan warga seenaknya dan lahan-lahan yang selama ini justru menjadi bagian dari ekosistem lingkungan yang sehat. Pembabatan hutan di sana membabibuta, sehingga merusak hutan penahan air yang menyebabkan banjir seringkali datang menjadi bencana untuk warga," ujar Reiza.
"Krisis pangan di Indonesia hampir tidak ada karena defisit produksi pangan kita selalu ditutupi dengan impor. Bukannya memberdayakan petani, justru mendorong pertanian berbasis korporasi dengan food estate yang diduga hanya menguntungkan korporasi kroni mereka sendiri," imbuhnya.
Karena itulah, Reiza menekankan bahwa food estate mesti segera dihentikan. Ketimbang melanjutkan proyek ini, sudah waktunya pemerintah untuk berfokus pada petani Indonesia demi mewujudkan ketahanan pangan di masa depan.
Baca Juga: Ganjar Cuitkan Nasihat Sunan Kalijaga, Ditujukan Buat Gibran?
Berita Terkait
-
Respons Akun X Kemhan Bikin Tagar PrabowoGibran2024, Anies: Kita Tunggu, Kena Sanksi Gak Nih?
-
Prabowo Ogah Diminta Hati-hati Kalau Bicara: Sori ye, Emang Gua Pikirin? Lo Siape?
-
Anies Beri Nilai 11 dari 10 untuk Performa Debat Gus Imin
-
Libas Cak Imin dan Gibran, Aksi Mahfud MD Paling Moncer di Debat Cawapres versi Survei Litbang Kompas
-
Kampanye Akbar di Parung, Anies Sebut Akar Rumput Inginkan Perubahan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan