Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB
Gofar Hilman. [Instagram]
  • Figur publik Gofar Hilman membahas mitos perawatan gigi bersama drg. Nadya Ryendra dari FDC Dental Clinic.
  • Drg. Nadya menyatakan prosedur veneer aman jika dilakukan dokter kompeten.
  • Masalah baru akan muncul jika perawatan tersebut dilakukan secara asal-asalan oleh pihak non-medis ilegal.

Suara.com - Sebagai figur publik sekaligus wirausahawan dengan jadwal padat, Gofar Hilman ternyata menyimpan satu keresahan yang mungkin sangat relatable dengan kebanyakan dari kita: rasa ragu dan termakan mitos saat berurusan dengan dokter gigi.

Di tengah tren memiliki senyum memikat, banyak masyarakat awam yang mundur perlahan dari rencana melakukan perawatan estetika gigi seperti veneer. Alasannya klasik, beredar rumor tebal bahwa proses pelapisan gigi tersebut justru akan mengikis habis dan merusak struktur gigi asli permanen kita.

Lantas, benarkah demikian?

1. Kesalahpahaman Seputar Veneer

Dokter gigi dari FDC Dental Clinic, drg. Nadya Ryendra, meluruskan kesalahpahaman yang selama ini menjadi ketakutan masyarakat. Menurutnya, anggapan bahwa veneer pasti merusak gigi adalah mitos besar.

“Sebenarnya, jika dilakukan sesuai prosedur medis yang benar oleh dokter spesialis, veneer justru aman dan berfungsi meningkatkan estetika serta rasa percaya diri,” tegas drg. Nadya.

Masalah baru akan muncul jika perawatan tersebut dilakukan secara asal-asalan oleh pihak non-medis yang tidak memiliki kompetensi. Praktik ilegal inilah yang sering kali berujung pada kerusakan gigi fatal dan pada akhirnya melahirkan stigma negatif di tengah masyarakat.

2. Perawatan Ekstra untuk Gaya Hidup Urban

Selain soal veneer, hal lain yang kerap menjadi dilema adalah gaya hidup urban yang sangat akrab dengan kopi dan rokok. Gofar Hilman pun menyadari bahwa dua hal ini adalah musuh utama bagi estetika senyum, karena rentan meninggalkan noda kusam pada gigi.

Untuk masyarakat dengan gaya hidup aktif semacam ini, drg. Nadya menekankan bahwa sekadar menyikat gigi jelas tidak cukup. Pemahaman dasar akan pentingnya rutinitas perawatan dan pembersihan medis berkala adalah kunci utama agar kesehatan dan estetika mulut tetap terjaga maksimal.

3. Edukasi yang Menghapus Stigma "Takut"

Momen "pencerahan" ini rupanya didapatkan Gofar saat ia berdiskusi santai dan membedah tuntas mitos kesehatan gigi bersama drg. Nadya dalam sebuah tayangan edukasi interaktif bertajuk FDC Live.

Gofar Hilman bahas masalah veneer gigi bersama drg. Nadya dari FDC Dental Clinic. (Dok. FDC)

“Jujur, sebagai orang awam kita sering dengar mitos-mitos seputar gigi yang bikin ragu buat ke dokter gigi. Setelah tanya-jawab langsung sama dokter, gue jadi paham mana yang mitos dan mana yang fakta,” ungkap Gofar. Ia menyadari bahwa merawat kebersihan gigi sangat krusial untuk menunjang penampilan hariannya. “Ternyata periksa gigi itu simpel,” tambahnya antusias.

Tingginya kebingungan masyarakat akan mitos gigi ini ternyata terekam jelas dari antusiasme penonton. Tak main-main, tayangan FDC Live episode Gofar Hilman tersebut sukses ditonton oleh lebih dari 532 ribu orang. Angka fantastis ini membuktikan bahwa di luar sana, ada ratusan ribu orang yang diam-diam mencari jawaban medis yang akurat namun dikemas dengan cara yang santai dan mudah dipahami.

Melalui inisiatif dari FDC Dental Clinic ini, edukasi medis tak lagi terasa mengintimidasi. Seperti yang disadari oleh Gofar Hilman, menjaga senyum yang menawan nyatanya sangat sederhana. Jadi, masih mau termakan mitos dan menunda jadwal konsultasi ke dokter gigi?

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com