Suara.com - Co-Captain AMIN, Thomas Lembong atau Tom Lembong kembali menjadi sorotan usai Gibran Rakabuming Raka menyebut namanya beberapa kali dalam Debat Cawapres Keempat pada Minggu (21/1/2024) lalu.
Seiring dengan itu, bereder cuplikan video yang menampilkan obrolan Tom Lembong dengan akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali.
Pada video yang dibagikan akun Twitter @RidNgemil, Tom Lembong menyampaikan soal alasan kenapa dirinya bergabung mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Kepada Rhenald, Thomas Lembong mengaku sudah 18 tahun lebih bersahabat dekat dengan Anies.
"Jadi memang ini persahabatan," ucapnya dikutip Selasa (23/1/2024).
Tom mengaku sebagai seorang yang penuh perhitungan, membeberkan kenapa mendukung pasangan AMIN.
"Sebagai orang yang sangat analitis dan perhitungan, kalau umpamanya hitungannya nggak masuk (tidak mendukung). Kalau saya misalnya menganggap bahwa chance-nya (peluang), Pak Anies, Pak Muhaimin nggak ada," terang dia.
Jika peluang AMIN tidak ada, tak mungkin juga Tom untuk buang-buang tenaga hinggga uang untuk mengkampayekan Anies dan Muhaimin.
"Saya nggak mungkin akan buang-buang tenaga, buang-buang waktu, buang-buang uang untuk berkampanye dengan Pak Anies dan Muhaimin," ungkap Tom.
Menurutnya, peluang menang Anies-Muhaimin terbuka lebar bahkan sangat baik.
"Saya suka bilang ini investasi yang paling menarik yang pernah saya buat dalam karier saya sebagai investment maker," tuturnya.
Rhenald Kasali pun lalu menimpali pertanyaan, “Jadi ini seperti produk seperti surat berharga begitu ya?”
Tom Lembong lalu menjawab jika apa yang dilakukannya itu untuk memberikan sumbangsih balik kepada bangsa dan negara. Ia menyebut jika sudah terlalu banyak rezeki yang diberikan untuknya.
"Saya merasa sudah terlalu banyak diberikan banyak rezeki, sudah tiba saatnya kita giveback kita mengembalikan kembali rezeki itu kepada negara kepada masyarakat," ungkap dia.
"Jadi investasi ini bukan buat saya. Kalau investasi berhasil berkatnya buat negara buat bangsa," sambung Tom Lembong.
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan
-
Jasa Marga Perkuat Customer Experience, Gandeng Rhenald Kasali hingga Mohammed Ali Berawi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan