Suara.com - Jelang masa tenang yang akan dimulai pada Minggu (11/2/2024), sejumlah lembaga survei memaparkan hasil temuannya di lapangan. Lembaga Poltracking merilis hasil survei terbaru yang menyoroti semua wilayah di Indonesia, Jumat (9/2/2024).
Hasilnya, pasangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diprediksi menang dalam satu putaran dengan perolehan 50,9 persen. Diikuti dengan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 25,1 persen dan paling buncit Ganjar Pranowo-Mahfud MD 18,4 persen.
Survei tersebut dilakukan Poltracking pada periode 25 Januari 2024 hingga 2 Februari 2024 dengan responden 1.220 orang. Sedangkan margin of error lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
"Kesimpulan yang dapat saya sampaikan posisi terakhir pilpres, kalau pilpres berlangsung dalam satu putaran kemungkinan yang akan menang adalah berdasarkan survei ini cukup konklusif yang akan menang paslon nomor 2 Prabowo-Gibran," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, Jumat (9/2/2024).
Meski begitu, ia mengemukakan bila berlangsung dua putaran, Anies-Muhaimin lebih berpotensi masuk dibandingkan Ganjar-Mahfud.
"Tapi kalau pilpres berlangsung dalam dua putaran, maka Prabowo-Gibran adalah paslon yang paling siap masuk di putaran kedua berhadapan dengan satu kandidat yang akan lolos antara Anies Muhaimin dan Ganjar-Mahfud," ujarnya.
"Tapi di antara dua itu Anies-Muhaimin relatif lebih berpotensi ketimbang Ganjar-Mahfud meskipun terpaut tidak terlalu jauh," katanya.
Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka langsung dengan responden. Populasi survei warga di Indonesia yang sudah memiliki hak pilih berusia lebih dari 17 tahun atau sudah menikah.
AMIN dan Ganjar-Mahfud Sama-sama Tergerus
Baca Juga: Survei Indikator Sesuai Temuan di Lapangan, TKN Prabowo-Gibran Optimistis Menang 1 Putaran
Bila dibandingkan dengan hasil survei Poltracking sebelumnya di awal Januari 2024, Prabowo-Gibran hanya memeroleh dukungan sebanyak 46,7 persen sedangkan Anies-Muhaimin 26,9 persen dan Ganjar-Mahfud 20,6 persen.
Jika melihat tren penurunan elektabilitas AMIN dan Ganjar-Mahfud MD di Awal Januari, kemungkinan besar suara pemilih memiliki kecenderungan pindah ke Pasangan Prabowo-Gibran.
Sebab pada survei di awal Januari, jumlah responden sebanyak 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, yang artinya sama dengan survei terbaru di bulan Februari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian