Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan akui belum sempat berkomunikasi dengan cawapresnya Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di momen Idul Fitri 1445 Hijriyah.
Hal itu terjadi lantaran Anies menyebut, sama-sama sibuk pada hari pertama lebaran.
"Tentu lah (kontak). Beliau di Jombang. Saya telponan sama Gus Imin hampir tiap hari. Hari ini belum karena pasti sama-sama lagi sibuk," kata Anies ditemui di Kediamannya di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024).
Anies sendiri pada hari pertama lebaran menggelar open house di kediamannya. Sementara Cak Imin sudah pulang kampung ke Jombang sejak Senin kemarin.
"Tapi kami rutin dan beliau pulang hari senin kemarin ke Jombang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Anies memastikan akan bertemu dengan Cak Imin untuk ke depannya.
"Ya tentu lah ketemu. Kalau sama Gus Imin rutin saling mencocokkan catatan tiap hari. Itu ya," katanya.
Silaturahmi dengan Salim Segaf
Sebelumnya diberitakan, Anies baru menyempatkan dirinya untuk bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri pada hari pertama lebaran.
Baca Juga: Baru Silaturahmi ke Salim Segaf PKS, Anies Akui Belum Berlebaran dengan Surya Paloh dan Cak Imin
"Sudah (bersilahturahmi). Tadi kami silaturahmi dengan Ketua Majelis Syuro PKS Bapak Habib Salim Assegaf silaturahmi, ke sana Pak Surya Paloh sedang tidak berada di Jakarta," kata Anies ditemui di Kediamannya, Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2024).
Namun, ia tak menjelaskan lebih rinci lagi mengenai waktu akan bersilahturahmi dengan Surya Paloh.
Ia hanya menjelaskan bahwa pada momen hari pertama lebaran ini waktunya terbilang pendek.
Terlebih Mantan Gubernur DKI Jakarta pada hari ini juga menggelar open house.
"Dan memang karena waktunya pendek, sementara kami ada open house maka kami nggak mungkin berkeliling banyak jadi harus langsung segera pulang ke rumah," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim