Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo menilai Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep akan menjadi magnet bagi partai politik untuk mengusungnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal itu setelah ada putusan terbaru Mahkamah Agung (MA) mengenai batas minimal usia kepala daerah.
Sejauh ini, dia menilai sejumlah partai politik cenderung memiliki sifat yang oportunis dan pragmatis dalam mendukung calon pemimpin. Sehingga seorang calon yang berkemungkinan akan memenangi Pilkada, menurutnya akan menjadi tujuan partai politik.
"Mereka (partai politik) ingin mendapat atribut bahwa partai mereka memenangkan berapa banyak Pilkada," kata Kunto sebagaimana dilansir Antara baru-baru ini.
Dia pun menilai putusan MA Nomor 23 P/HUM/2024 itu pun menguntungkan bagi Kaesang untuk maju di Pilkada. Sebagaimana diketahui putusan itu memperbolehkan calon kepala daerah memiliki usia minimal 30 tahun saat pelantikan, sebelumnya aturan batasan usia itu diberlakukan ketika tahapan penetapan calon kepala daerah.
Selain itu, menurutnya modal politik Kaesang untuk maju di kontestasi Pilkada pun masih cukup besar. Karena dia memprediksi konsolidasi politik pun masih cukup terjaga ketika momen Pilkada di November 2024, yang hanya satu bulan setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru.
Dengan demikian, putusan yang menguntungkan itu bakal kembali tergantung kepada putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut. Karena dukungan partai-partai politik terhadap Kaesang pun tergantung pada lokasi keikutsertaan Pilkada.
"Nah tinggal Kaesang mau maju di mana. Kalau pun di DKI (Jakarta), ya mungkin lawannya Anies," ujarnya.
Sebelumnya, Rabu (29/5), Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui akun media sosial Instagram pribadi @sufmi_dasco mengunggah foto Budisatrio Djiwandono bersanding dengan Kaesang Pangarep dengan tulisan calon gubernur DKI Jakarta dan calon gubernur DKI Jakarta “For Jakarta 2024”.
Selain menyandingkan Budisatrio dengan Kaesang, Dasco juga sempat mengunggah foto Budisatrio dengan pesohor Raffi Ahmad sebagaimana format foto pasangan calon peserta pilkada atau pemilu di Instagram pribadi-nya. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Anies Masuk Daftar Kandidat Utama, Tapi PKS Masih Cari Formula Duet Yang Tepat Untuk Pilkada DKI
-
Lulus UKK PKB, Bobby Nasution Dinyatakan Lulus Fit and Proper Test PKB untuk Pilkada Sumut
-
Rumor Duet Budi-Kaesang, Keponakan Prabowo Cuma Punya Mobil Sedan dan Utang Rp20 M
-
Resmi! PSI Dukung Khofifah-Emil Dardak Maju di Pilgub Jatim 2024
-
Soal Putusan MA, Kaesang Jawab: Maju atau Tidak? Tunggu Kejutan Bulan Agustus!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien