Suara.com - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon atau Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 1 Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi, Bahrul Ulum meminta masyarakat Banten bersabar menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU Banten.
Kubu Airin-Ade Sumardi melalui Bahrul Ulum mengklaim memiliki data dari exit poll yang berbeda jauh dengan hasil hitung cepat atau quick count Charta Politika.
Diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat Charta Politika dengan data yang masuk sebesar 96,67 persen. Paslon Andra Soni-Dimyati Natakusumah meraih suara sebanyak 57,72 persen, sementara Airin-Ade Sumardi meraih suara sebanyak 42,28 persen.
"Kami menemukan anomali dari 2 quick count yang berjarak signifikan, berbeda dengan daerah lain yang selisihnya desimal 1 persen sesuai margin error," kata Bahrul dalam konferensi pers di Hotel Ultima Ratu, Kota Serang pada Rabu (27/11/2024) malam.
Karenanya, Bahrul berharap seluruh masyarakat Banten bisa lebih bersabar menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara resmi yang akan dilakukan oleh KPU Banten.
"Dari anomali ini, kami berharap masyarakat Banten bersabar mengikuti tahapan berjenjang dari pleno kecamatan, kabupaten/kota sampai provinsi," ujarnya.
Bahrul mengaku, saat ini pihainya masih terus melakukan rekapitulasi data yang berasal dari saksi-saksi yang tersebar di 17.231 TPS di seluruh Provinsi Banten.
Ia pun turut mengajak kepada seluruh kader, relawan dan simpatisan untuk terus mengawal hasil suara saat pleno di tingkat bawah sampai tingkat provinsi untuk mencegah terjadinya perubahan suara.
"Kita tetap waspada, jangan lengah. Hasil suara yang diberikan masyarakat sesuai fakta dan kita yakini 1 suara pun harus kita pertahankan, jangan sampai ada yang hilang mulai dari penghitungan TPS sampai pleno tingkat provinsi," tandasnya.
Baca Juga: Menang Quick Count Charta Politika, Dimyati Sesumbar Gandeng Airin dan Ade Sumardi
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Ungguli Trah Ratu Atut Chosiah, Ratu Zakiyah: Perjuangannya Berat
-
Menang Quick Count Charta Politika, Dimyati Sesumbar Gandeng Airin dan Ade Sumardi
-
Quick Count Indikator Politik Indonesia: Robinsar-Fajar Raih 51 Persen di Pilkada Cilegon
-
Pantau Quick Count Airin Kalah, Hasto PDIP Sebut Ada Anomali Pilkada Banten Akibat Intimidasi Kekuasaan
-
Andra Soni-Dimyati Keok dari Airin-Ade Sumardi di TPS Yandri Susanto
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan