Loyalis Anies Baswedan Geisz Chalifah menyoroti ajang Formula E Jakarta 2023 yang telah sukses digelar.
Hal ini ditanggapi Geisz Chalifah dalam akun Instagram pribadi miliknya. Dalam postingannya, Geisz Chalifah mengatakan bahwa pagelaran Formula E 2023 menjadikan gelaran Formula E di era Anies Baswedan menjadi dramatis.
"Untuk kedua kalinya Jakarta menggelar Event Formula E dibulan Juni 2023. Setelah setahun sebelumnya digelar dibulan yang sama. Event Formula E yang digagas oleh Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi sangat dramatis," ujar Geisz Chalifah dikutip Suara Liberte dari akun Instagram pribadinya @geisz_chalifah, Senin (5/6).
Geisz Chalifah mengatakan bahwa alasannya itu karena dua hal. Hal itu yakni sepanjang persiapan Formula E era Anies Baswedan justru tak mendapatkan support dan diupayakan gagal.
"Karena sepanjang persiapannya bukan saia tak mendapat suport namun diupayakan gagal," ungkapnya.
"Event Formula E yang digagas oleh Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi sangat dramatis. Karena sepanjang persiapannya bukan saia tak mendapat suport namun diupayakan gagal," tutur Geisz Chalifah.
Kemudian, Geisz Chalifah pun mengatakan bahwa adanya hambatan mulai dari dilami penyelenggara hingga opini negatif.
"Begitu banyak hambatan yang dialami oleh penyelenggara, dari hal tekhnis sampai dengan non tekhnis. Belum lagi para buzzerRp OD yang setiap hari berusaha membuat opini negatif tentang ajang balap internasional ini," katanya.
"Mereka meyakini gelaran balap itu akan gagal terlaksana namun ungkapan - ungkapan berisi kedengkian itu tercampakan dengan fakta," sambung Geisz Chalifah.
Baca Juga: Bicarakan Virgoun di Banyak Acara, Inara Rusli Kena Sentil Lagi: Kebanyakan Ngomong!
Kemudian, Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ini pun mengatakan bahwa pada Formula E era Anies hendak digelar, adanya kekhawatiran.
"Mereka sangat khawatir dengan kepemimpinan Anies yang cemerlang selama memimpin Jakarta. Ditambah Event Formula E yang memiliki gaung internasional," paparnya.
"Ketakutan untuk bersaing dalam adu gagasan adu kapasitas individual, membuat para nyali pecundang berusaha menggunakan cara yang tak sehat bahkan diluar nalar," tambahnya.
Meski begitu, kata Geisz Chalifah, event Formula E pada akhirnya berhasil digelar dengan sukses bahkan mendapat liputan terbesar dalam sejarah penonton Formula E.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap
-
CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026
-
Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG
-
Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet
-
Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik
-
Timnas Indonesia Gilas Timor Leste: Aksi Mitchell 'Haaland' Baker Tutup Pesta Gol Garuda
-
Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus