Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti Jawa Tengah yang menjadi salah satu dari 5 provinsi dengan kasus bunuh diri tertinggi berdasarkan hasil riset.
Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones mengatakan bahwa hal itu menunjukkan kalau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo gagal memimpin.
Eko Jhones juga mempertanyakan soal Ganjar Pranowo apakah tetap maju sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024 gagal mensejahterakan warga Jawa Tengah.
"Loh kalau seperti ini berarti pemimpinnya gagal dong. Mas Ganjar selaku gubernur jateng gagal mensejahterakan warganya terus mau jadi presiden?," ujar Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Kamis (8/6).
"Jangan sampai dong Indonesia jadi kayak Korea dan Jepang yang banyak kasus bunuh diri," tandasnya.
Sementara itu, hasil penelitian yang dilakukan Emotional Health for All Foundation (EHFA), Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa masalah keluarga, masalah keuangan dan kesepian termasuk faktor risiko orang melakukan bunuh diri.
Berita Terkait
-
Hasto Minta Kader PDIP Gaungkan Prestasi Ganjar Pranowo hingga Pelosok Desa, Kader PKB: Emang Apa Prestasinya?
-
Tahu Arah Pembangunan Jokowi, Ganjar Pranowo Diyakini Punya Tempat Spesial Buat Basuki Hadimuljono
-
Janji PDI Perjuangan, Upayakan 2024 Stunting Nol Persen, Di Jateng Masih Sekitar 21,6 persen Lho..
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik