Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah siap-siap sekoci terkait penentuan calon wakil presiden (cawapres) bagi calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan.
Hal ini diungkapkan Denny Siregar dalam tayangan YouTube 2045 TV. Dalam tayangan tersebut, Denny Siregar awalnya menyebutkan bahwa PKS turut bersikeras agar AHY tidak jadi cawapres Anies.
Karena hal itu, Denny Siregar mengatakan kalau PKS sudah berkomunikasi dengan Partai Gerindra untuk ikut gerbong menuju Pilpres 2024.
"PKS yang juga bersikeras supaya AHY nggak jadi calon wakil presidennya Anies, sudah siap-siap sekoci penyelamat. Mereka juga sudah komunikasi dengan Gerindra, supaya PKS bisa ikut gerbong di sana dan Gerindra pastilah menyambut baik," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube 2045 TV, Sabtu (10/6).
"Karena mereka juga butuh gerbong suara supaya Prabowo nanti bisa menang," sambungnya.
Lanjut, Denny Siregar menegaskan bahwa ada persoalan jika PKS merapat ke Partai Gerindra. Hal tersebut yakni terkait kontrak politik antara Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diketuai Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
"Tetapi masalahnya, Gerindra sudah terikat kontrak politik dengan PKB dimana di dalam kontrak itu, kabarnya nih ada klausul bahwa yang menentukan calon wakil presidennya Prabowo adalah Muhaimin Iskandar atau biasa dipanggil Cak Imin, Ketua Umum PKB," tegas Denny Siregar.
Menurut Denny Siregar, PKB ini pintar. Merekalah yang pertama bertemu dan mengikatkan diri dengan Gerindra untuk mencalonkan Prabowo sebagai calon presiden.
"Dengan adanya PKB, maka gabungan dua partai saja sudah cukup untuk mencalonkan seorang presiden. Kalau PKB out saja, maka mimpi Gerindra untuk mencalonkan Prabowo jadi presiden hanya mimpi-mimpi saja," ujar Denny Siregar.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Final Liga Champions, di Atas Kertas Manchester City Ungguli Inter Milan
Karena kontrak politik itulah, Denny Siregar menilai bahwa PKB memiliki kekuatan untuk 'menyandera' Gerindra. Hal ini lantaran Ketua PKB Cak Imin yang juga digadang-gadang bakal jadi cawapres.
Denny Siregar menyebutkan bahwa posisi Cak Imin menjadi terancam karena adanya keinginan jadi cawapres Prabowo Subianto yang diusung jadi capres, sementara beberapa partai sudah mulai mendekat ke Gerindra.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar