Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab (Habib Husin) buka suara terkait dengan manuver politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di 2024.
Dirinya yakin bahwa semua partai politik tahu betul apa yang dibutuhkan bangsa ini, yakni sebuah keberlanjutan demi kemajuan dari Indonesia.
Oleh karenanya, ia meyakini mayoritas partai politik dalam negeri akan tegak lurus dan mengikuti arahan dari orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut.
"Pada akhirnya semua akan ikut arahan pak @jokowi," cuitnya dalam akun media sosial pribadinya @HusinShihab, dikutip Suara Liberte, Minggu (11/6/2023).
Selain itu, menurutnya tak ada yang salah dari manuver cawe-cawe yang dilakukan oleh Jokowi. Ia paham mengapa sosok tersebut berani melakukan langkah yang kontroversial tersebut.
Menurutnya, Jokowi melakukan cawe-cawe demi kemajuan bangsa bukan sebagai seorang presiden, tetapi sebagai seorang tokoh nasional yang juga bagian dari rakyat di Indonesia.
"Jadi Presiden itu cuma 10th max, namun rasa peduli terhadap bangsa & negara mesti seumur hidup. Cawe-cawe itu bukan karena sebagai Presiden tapi sebagai rakyat yang peduli," ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengkritisi manuver yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.. Dia menilai sikap kepala negara tersebut kurang tepat, meski dengan alasan demi kemaslahatan bangsa dan negara.
Menurutnya akan lebih baik bagi masa depan bangsa dan negara kalau presiden konsisten dengan sikap awalnya, yaitu tidak cawe-cawe, serta menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme konstitusi dan aturan hukum, serta kedewasaan partai politik.
Baca Juga: Demokrat Minta Tolong ke Puan Agar Jokowi Pecat Moeldoko: Ini Sudah Terkait Akal Sehat, Mbak
Berita Terkait
-
Harry Tanoe Beri Dukungan, Ganjar Pranowo Diminta Tak Lupa Jabatan: Fokus Jateng, Tinggal Beberapa Bulan Saja
-
Denny Siregar Disebut Halu Usai Beberkan 7 Partai Termasuk Demokrat yang Bakal di Belakang Ganjar Pranowo
-
Arahan Jokowi, Perindo Akhirnya Dukung Ganjar Pranowo, Husin Shihab: Saya Sepakat! Jadi Presiden Itu Cuma 10 Tahun Maksimal
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat