Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengomentari perihal isu kontrak politik PDI Perjuangan (PDIP) di balik pencalonan Ganjar Pranowo yang dibongkar oleh Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando.
Menanggapi isu tersebut, Ganjar mengatakan bahwa pembentukan kabinet atau menteri-menteri merupakan hak prerogatif presiden dan tidak boleh dicampuri bahkan oleh partai pengusung sekalipun.
“Kabinet ya ditentukan oleh Presiden, wong prerogatif kok!” kata Ganjar dalam keterangan yang diterima Okezone.com, Selasa (13/6/2023).
Membalas komentar tersebut, Jhon menilai jawaban Ganjar sudah singkat, jelas, dan padat bahwa pembentkan kabinet adalah hak prerogatif presiden terpilih.
“Singkat, JELAS dan PADAT. Pak Ganjar menegaskan bahwa Kabinet itu HAK PREROGRATIF presiden, bukan Partai,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Selasa (13/6/2023).
Lebih lanjut, Jhon meminta agar tidak membuat isu murahan yang mendiskreditkan figure tegas dan amanah seperti Gubernur Jawa Tengah itu.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Temui Presiden Jokowi di Istana Negara, Ini yang Dibahas
-
Usai Ganjar Pranowo Respons Soal Isu Kontrak Politiknya di Pilpres 2024, Ade Armando: Jadi Semangat Lagi Mendukung
-
Berkelahi Gegara Jeleknya Elektabilitas Anies Baswedan, Ade Armando Tepuk Pundak Koalisi Perubahan: Dia Itu Memang Kartu Mati
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'