/
Senin, 26 Juni 2023 | 07:45 WIB
Panji Gumilang langsung ditembak di tempat oleh aparat karena mencoba kabur.

Beredar video berjudul ‘PANJI GUMILANG TEWAS DITEMPAT, APARAT TERPAKSA D00R PANJI YG HENDAK KABUR !!’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Minggu (22/06/23).

 

Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Pemimpin Ponpes Al Zaytun, Abdus Salam Panji Gumilang telah mencoba kabur dari kejaran polisi sehingga harus dilumpuhkan hingga tertembak mati.

 

Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail seorang pria yang terjatuh di atas aspal dengan posisi telungkup tengah di tahan oleh sejumlah aparat keamanan bersenjata lengkap. 

 

Sayangnya thumbnail itu tidak memperlihatkan wajah pria yang jatuh, apakah benar Panji Gumilang atau bukan. 

 

Video itu pun disertai tulisan ‘Langsung Tewas di Tempat, Aparat Langsung Door Panji Gumilang yang Hendak Kabur !!’.

Baca Juga: Resep Sate Daging Kambing Empuk Anti Ribet: Nikmatnya Gurih!



PENJELASAN

 

Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.

 

Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.

 

Pemimpin mereka, Panji Gumilang juga tak lepas dari berbagai kontroversi. Pemimpin dari Ponpes yang berada di Indramayu inipun adalah pria kelahiran Gresik 76 tahun silam. 

 

Pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang. 

Panji mendirikan Ponpes AL Zaytun pada 13 Agustus 1996. Sosok Panji Gumilang memiliki rekam jejak cukup kontroversial. 

 

Pria kelahiran Desa Sembung Anyar ini sempat dikaitkan dengan gerakan Darul Islam / NII KW9. Gerakan ini dipimpin oleh Abu Toto, diduga nama alias Panji Gumilang.

 

Sebelum viral, pada 2017, alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu sempat bermasalah dengan guru-guru di Ponpes Al Zaytun. Kala itu, Panji Gumilang diduga melakukan penghinaan dan pelecehan. 

 

Tak berhenti disitu, pada 2021, Panji Gumilang dilaporkan oleh mantan pegawai Ponpes Al Zaytun dengan inisial K. Panji dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap K.

 

Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.

 

Sebagai info terbaru, Tim investigasi dalam laporannya menyimpulkan bahwa Panji Gumilang sebagai pimpinan Al Zaytun tidak kooperatif.

 

Menurut Kiai Badruzzaman, Panji tidak kooperatif karena menolak unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut serta di dalam pertemuan antara tim investigasi dengan pihak Al Zaytun. 

 

Ketika tim investigasi datang ke Ponpes Al-Zaytun, Panji juga menolak untuk menerima unsur MUI.

 

Selain itu, menurut Kiai Badruzzaman, Panji juga menolak untuk memberikan klarifikasi terhadap beberapa pertanyaan yang sudah disiapkan oleh tim investigasi walaupun daftar pertanyaan itu akhirnya diterima untuk dibawa pulang ke Al Zaytun.

 

Hingga saat ini belum ada penahanan, penangkapan atau narasi seperti yang ada di video, penembakan terhadap Panji. 

 

Isi video yang disajikan Kabar News juga tidak sesuai dengan narasi dan thumbnail video, dimana isinya hanya pernyataan dari Mahfud MD dan beberapa narasumber yang tidak mereka sebutkan namanya. 

 

Tak ada bukti pula bahwa Panji ditahan atau ditembak ditempat seperti narasi yang dibangun.

 

Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan seorang pria yang disebut Kabar News sebagai Panji telah ditembak oleh polisi itu adalah manipulasi atau editan komputer.

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita manapun. 

 

KESIMPULAN

Video ‘PANJI GUMILANG TEWAS DITEMPAT, APARAT TERPAKSA D00R PANJI YG HENDAK KABUR !!’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.

Load More