/
Minggu, 02 Juli 2023 | 19:37 WIB
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah dipilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden Jokowi menggantikan Firli Bahuri?

‘Jokowi setuju usulan Mahfud MD, Ahok jadi ketua KPK basmi maling uang negara termasuk Anies!’ ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube Pinter Politik pada Sabtu (01/07/23).

 

Video ini berisi narasi seolah-olah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah dipilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Presiden Jokowi menggantikan Firli Bahuri.

 

Ditambah juga narasi bahwa jika Ahok menjadi ketua KPK maka akan memberantas penggelapan dana yang terjadi di masa pemerintahan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

 

Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail dimana Ahok terlihat sedang menandatangani suatu berkas. Kemudian di depannya ada Presiden Jokowi, Mahfud MD dan Megawati Soekarnoputri. 

 

Video itu pun disertai tulisan ‘Jokowi Restui Ahok Jadi Ketua KPK, Berantas Korupsi Termasuk Anies!!!‘.

Baca Juga: 6 Fakta Kerusuhan Prancis: Dipicu Kematian Remaja 17 Tahun, Ribuan Orang Ditangkap



PENJELASAN

 

Untuk diketahui kebenarannya, video berdurasi 10 menit itu sama sekali tidak menampilkan video bukti bahwa Presiden Jokowi adalah orang yang mengesahkan Ahok menjadi ketua KPK yang baru. 

 

Kemudian, narator dalam video juga mengatakan bahwa Ahok dan Antasari Azhar akan menjadi Dewan Pengawas KPK. 

 

Melansir dari website Kominfo, pada tahun 2019 sempat beredar di media sosial WhatsApp sebuah pesan berantai yang narasinya berisikan "Selamat dan Sukses Kami Ucapkan atas Terpilihnya Basuki Tjahaja Purnama dan Antasari Azhar Sebagai Dewan Pengawas KPK. Musnahkan Kelompok Taliban di tubuh KPK Agar tidak dijadikan untuk kepentingan politik".

 

Ini adalah hoax karena sampai sekarang KPK tak pernah memberikan pernyataan resmi mengenai perubahan ketua atau jajarannya. 

 

Artinya tim youtube Pinter Politik hanya mendaur ulang hoax yang ada dari tiga tahun lalu dan menyebarluaskannya melalui platform yang berbeda. 

 

Kemudian, perlu diketahui, Presiden Joko Widodo hanya bisa mengusulkan nama-nama pemimpin KPK bukan memilih dan mengesahkan mereka. 

 

Ini terlihat saat Presiden Jokowi menerima Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di tahun 2019 lalu.

 

Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dari berita aslinya berjudul ‘Jokowi lantik I Dewa Gede Palguna sebagai hakim MK’ yang diunggah Merdeka.com pada 2015. 

 

Berita ini berisi info Presiden Jokowi saat melantik I Dewa Gede Palguna dan Suhartoyo sebagai hakim konstitusi di Istana Negara. I Dewa Gede Palguna resmi menggantikan Hamdan Zoelva yang habis masa jabatannya.

 

KESIMPULAN

Video ‘Jokowi setuju usulan Mahfud MD, Ahok jadi ketua KPK basmi maling uang negara termasuk Anies!’ yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax. 

Load More