/
Rabu, 05 Juli 2023 | 09:47 WIB
Ade Armando (Suara.com/Rakha)

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando memberikan klarifikasi soal dirinya disebut mengalihkan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Melalui akun Instagramnya, Ade mengaku tetap berpegang pada keputusan PSI untuk mendukung Ganjar Pranowo.

"Gara-gara saya bilang Anies Baswedan tuh layak jadi presiden karena dia orang Indonesia asli. Banyak yang mempertanyakan saya," katanya dikutip Liberte Suara, Rabu (5/7/2023).

Dengan tegas, dosen Ilmu Komunikasi itu mengatakan dengan tegas bahwa ia bukan pendukung Anies.

“Nggak, ini tuh bukan urusan saya dukung Anies atau tidak,” tegasnya.

Ade hanya membantah narasi bahwa Anies tidak layak jadi presiden karena keturunan Arab dan bukan Indonesia asli.

“Itu yang saya bantah. Itu kan sesuatu yang bertentangan dengan akal sehat ya,” ujarnya, menambahkan.

Kader PSI itu mengakui bahwa menilai seseorang berdasarkan etnisnya adalah tindakan rasis, terutama jika sudah menyebutkannya secara terang-terangan.

“Mengatakan orang beretnik Arab itu bukan orang Indonesia asli, itu adalah sebuah pernyataan rasis. Sebagaimana orang menyatakan misalnya, bahwa orang keturunan Tionghoa. Orang Tionghoa bukan orang Indonesia asli. Tidak masuk akal kedua-duanya,” jelas Ade.

Baca Juga: Perhatian Gamers! Gameplay dan Konten Ragnarok Origin Terbaru Segera Dirillis

Ade memberikan contoh definisi orang Indonesia asli. Salah satunya, kata dia, adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang beretnis Tionghoa juga merupakan orang Indonesia asli.

“Jadi mengatakan bahwa Anies Baswedan itu tidak bisa jadi presiden karena bukan Indonesia asli itu sama tololnya dengan bilang bahwa Ahok tidak bisa menjadi Gubernur DKI karena dia bukan asli orang Indonesia,” terang dia.

“Orang Arab dan orang Tionghoa adalah sama-sama orang Indonesia asli,” pungkasnya.

Load More