/
Kamis, 06 Juli 2023 | 21:09 WIB
Anies Baswedan dan Tim 8 Koalisi Perubahan (Dok. Istimewa)

Pengamat Politik Adi Prayitno mengatakan bahwa dirinya tidak berani berbicara negatif soal bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

Itu karena, dirinya pernah menyebut bahwa tidak ada harapan kemenangan bagi Anies namun dirinya justru di-bully dan dianggap sebagai provokator dan buzzer.

“Saya kalau bicara Anies tidak ada harapan, itu di-bully,” ujar Adi di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, dikutip Suara Liberte pada Kamis (6/7/2023).

Oleh karena itu, Adi selalu mengatakan bahwa Anies memiliki harapan untuk menang. Selain agar tidak di-bully, hal tersebut dia sampaikan untuk membesarkan hati Koalisi Perubahan agar tetap yakin mengusung Anies.

“Makanya saya selalu mengatakan minimal saya tidak di-bully lah. Pasti lah ada harapan,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Itu karena, menurutnya Koalisi Perubahan yang mengusung Anies memang masih memiliki harapan untuk berlayar seandainya mereka semua bersatu.

“Karena kalau mau jujur sebenarnya, yang bisa menyatukan poros perubahan itu mereka sendiri, bukan faktor yang lain,” ujar Adi.

Berlayar atau tidaknya Anies, hal itu bergantung pada iman politik ketiga ketua umum partai politik pengusungnya. “Jadi maju tidaknya itu bagi saya bagaimana iman politik ketiga ketua umum partai ini tegak lurus ke Anies,” ujar Adi.

Adi kemudian menyarankan agar partai politik pengusung Anies mulai bergerak alih-alih merutuki faktor eksternal seperti adanya upaya penjegalan dan sebagainya.

Baca Juga: Jadi Polisi Kebanggaan, Siapa Ayah Ganjar Pranowo?

“Ketimbang sibuk selalu mengutuk kegelapan, kan mending mulai nyalakan lilin. Bahwa lilin di mereka itu adalah ketiga partai ini, Bang,” ujarnya.

Load More