Klarifikasi Buro Happold bagai sebuah palu jagad yang menutup polemik renovasi dari Jakarta International Stadium (JIS). Namun ternyata ada satu hal yang tak diungkap oleh perusahaan tersebut soal hal itu.
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Muchlis A Rofik sadar akan hal tersebut, melalui media sosialnya ia mengemukakan bahwa ada satu hal yang belum mendapatkan kejelasan dari Happold.
"Ada yang masih misteri terkait keterlibatan Buro Happold dalam pembangunan JIS," ungkapnya secara tegas seperti dikutip Selasa (11/7).
Misteri tersebut adalah perubahan soal artikel mengenai stadion JIS. Sebelumnya perusahaan itu mencantumkan frasa "FIFA Certified" dalam salah satu kalimat dari artikel stadion tersebut.
Muchlis menilai hal ini penting untuk mendapatkan kejelasan. Pasalnya saat hal tersebut terjadi pada saat panasnya polemik antara kubu petahana dan kubu oposisi terkait renovasi dari JIS.
"Ini perlu diperjelas. Buro Happold cuma salah ketik, atau sengaja ngibul?" ucapnya menjelaskan dalam medsos pribadinya.
Diketahui, Buro Happold sendiri telah meluruskan keterlibatannya dalam proyek JIS. Mereka mengatakan bahwa pihaknya hanya sebagai pembuat panduan desain dan bukan pembangun dari stadion tersebut.
Desain mereka dipastikan sesuai dengan apa yang direkomendasikan oleh FIFA. Namun ternyata panduan desain yang mereka berikan tak dipatuhi secara menyeluruh oleh tim pembangunan dari Anies Baswedan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pamer Kecanggihan JIS! Presiden FIFA Akui Anies Sosok Pemimpin Masa Depan RI
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Opini: Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar