Beredar video berjudul "Live Selama di Indonesia ternyata Raja Salman siap mendanai anies & Mengawal tuntas jadi presiden" yang diunggah oleh akun YouTube Lintas Opini pada Senin (10/7/2023).
Narasi judul video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (Raja Salman) siap mendanai bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan untuk menjadi presiden.
Video itu pun didukung dengan gambar thumbnail bahwa Anies Baswedan yang berpakaian batik dan kopiah sedang berdiri di samping Raja Salman. Selain itu, video itu lengkap disertai tulisan "Demi sang putra... SELAMA DI INDONESIA. TERNYATA RAJA SALMAN SIAP MENDANAI UNTUK ANIES JADI PRESIDEN".
Penjelasan :
Berdasarkan penelusuran video tersebut secara keseluruhan yang berdurasi 8 menit 10 detik tidak ditemukan informasi terkait Raja Salman yang siap mendanai Anies Baswedan jadi presiden.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Raja Salman siap mendanai Anies Baswedan karena selama putranya tinggal di Indonesia.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita atau pun bukti kredibel yang menyatakan hal tersebut.
Kesimpulan :
Video dengan judul "Live Selama di Indonesia ternyata Raja Salman siap mendanai anies & Mengawal tuntas jadi presiden" yang diunggah oleh akun YouTube Lintas Opini pada Senin (10/7/2023) memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
-
Eko Kuntadhi Sampai Bereaksi Begini Soal Jawaban Yenny Wahid yang Digadang Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
CEK FAKTA: Amien Rais Buat Gerakan People Power untuk Menangkan Anies Baswedan?
-
Kader Demokrat Sebut Lebih Baik Keluar dari Koalisi Perubahan Dibanding Terima Gatot Nurmantyo Jadi Cawapres Anies Baswedan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km