Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses renovasi stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17. Kedatangan Jokowi juga untuk melihat seleksi timnas sepak bola U-17 jelang Piala Dunia.
Presiden menyatakan senang dengan hasil renovasi stadion Si Jalak Harupat yang telah selesai dikerjakan Kementrian PUPR. Si Jalak Harupat merupakan salah satu stadion yang disiapkan untuk venue Piala Dunia U-17 November mendatang.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memberikan motivasi kepada 187 calon pemain timnas sepak bola U-17.”Saya senang proses renovasi telah selesai tetapi juga nanti masih akan dicek ulang oleh FIFA untuk U-17. Karena yang kemarin dicek untuk U-20 yang sudah diperbaiki baik tempat duduk penonton, rumput lapangan, lampu, toilet, tempat ganti pakaian, serta akses keluar masuk stadion,”Ucapnya.
Jokowi menegaskan penentuan layak tidaknya stadion untuk Piala Dunia U-17 di Indonesia adalah FIFA. Stadion si Jalak Harupat rencananya menjadi salah satu dari delapan stadion yang diajukan PSSI kepada FIFA untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 2023.
Jokowi menegaskan layak tidaknya suatu stadion untuk Piala Dunia U-17 dilakukan oleh FIFA, bukan dirinya. Menurut Jokowi tugas pemerintah hanya menyiapkan stadion. Layak tidaknya (stadion) itu FIFA. Bukan Presiden. Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi. Kalau sudah, FIFA kesini dan kalau iya berarti layak,”tegas Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital