Politikus Partai Demokrat, Benny K Harman memberikan kritikan pedas terkait dengan langkah kontroversial yang dilakukan oleh Bobby Nasution.
Wali Kota Medan itu baru-baru ini mendukung langkah tembak mati bagi pelaku kejahatan begal. Alasannya adalah mereka telah mengganggu ketenangan dan keamanan dari masyarakat di Medan.
Hal ini mendapatkan kecaman keras dari sejumlah elemen masyarakat termasuk dari Benny. Dirinya mengatakan bahwa mungkin langkah itu terdengar baik. Apalagi alasannya demi keamanan masyarakat sekitar wilayah tersebut.
Namun ia mengingatkan bahwa negara ini adalah negara hukum. Ada aturan yang perlu ditaati dan dijalankan semua pihak yang hidup di Indonesia.
"Negeri ini ada hukumnya bung, ada aturannya, jangan mentang-mentang punya kuasa seenaknya memerintah anggota polisi menembak mati seorang warga," tegasnya seperti dilansir dari @BennyHarmanID, Jumat (14/7).
Salah satu perwakilan rakyat dalam pemerintahan ini meminta tak ada langkah main hakim sendiri seperti dengan menembak mati begal di Medan.
"Jangan main hakim sendiri, jangan pula menjadikan dirimu Tuhan, lalu setiap saat mencabut nyawa manusia yg menjadi rakyatmu sendiri seturut seleramu," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali