Hasan Nasbi, orang yang berani bertaruh mobil Alphard tentang Anies Baswedan, mengaku tidak ada yang mau menerima barang taruhannya itu.
Sebelumnya, Pendiri lembaga survei Cyrus Network ini bertaruh Anies Baswedan tidak akan mendapat tiket calon presiden 2024.
Namun, karena Anies akhirnya mendapat tiket calon presiden, Hasan Nasbi pun memenuhi janjinya dengan membeli Alphard.
Mulanya, Politikus senior Zulfan Lindan menyinggung perbedaan antara Partai NasDem dan Demokrat terkait bakal calon wakil presiden Anies semakin tajam. Hal tersebut tentu berimbas pada pencalonan Anies.
“Saya kira memang perbedaan tajam antara NasDem dengan Demokrat. Ini kan efeknya pada pencapresan Anies ya. Bagaimana kita lihat ini?” ujar Zulfan di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, dikutip Suara Liberte pada Senin (17/7/2023).
Menanggapi hal tersebut, Hasan Nasbi mengeluhkan Aplhard taruhannya yang masih berada di garasi karena tidak ada yang mau menerimanya.
“Efeknya sama Alphard di garasi saya juga, Bang. Sudah datang Alphardnya tapi nggak ada yang mau terima, Bang. Udah mau saya kirim itu ke Patra tapi takut juga dia terima kan gitu. Jadi masih di garasi saya Alphard itu,” ujar Hasan Nasbi.
Zulfan lantas menimpali dengan menyebutkan dugaannya belum ada yang mau menerima Alphard tersebut pasti karena Anies belum tentu melaju ke kontestasi Pilpres 2024 kendati telah mengantongi tiketnya.
Dikhawatirkan Anies batal melaju sehingga penerimanya harus mengembalikan mobil tersebut dalam keadaan baru. “Tiba-tiba waktu dikasih baru, kemudian dia pakai kesana kemari lalu waktu dia kalah harus ngembalikan yang baru,” ujar Zulfan.
Baca Juga: Korban Mutilasi Diduga Mahasiswa UMY, Rektor Konfirmasi ke Polda DIY
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Heboh Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan