Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, mengomentari pernyataan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang kembali menyindir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Luhut mengatakan strategi pemberantasan korupsi yang hanya berfokus pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) adalah strategi yang kampungan.
Hal itu untuk merespon kritikan publik yang menilai kinerja KPK menurun karena OTT semakin sedikit. Menurut Luhut, sedikitnya OTT KPK menunjukkan kinerja KPK semakin apik.
“Itu kampungan menurut saya kalau pemikiran itu, ndeso. Pemikiran modern, makin kecil yang ditangkap tapi makin banyak penghematan, itu success story-nya, “ kritik Luhut kala ditemui di Gedung KPK Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (18/7/2023), dikutip dari Suara.com.
Menanggapi hal tersebut, Panca meyakini Luhut akan marah seandainya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia naik kembali. Kader Partai Demokrat itu tampak kesal dengan Luhut yang kerap memarahi orang lain.
“Terus nanti ngamuk lagi kalau indeks persepsi korupsi Indonesia naik lagi. Dipikirnya semua orang bisa dia marahin,” ujar Panca, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @panca66 pada Kamis (20/7/2023).
Untuk diketahui, skor IPK Indonesia tahun 2022 berada di angka 34, terburuk sepanjang era reformasi negeri ini. Padahal sejak tahun 2014 skor IPK Indonesia tidak pernah melewati angka 40.
IPK mengacu pada 8 sumber data dan penilaian ahli untuk mengukur korupsi sektor publik di 180 negara dan teritori.
Sementara itu, terkait IPK yang menurun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihak akan melakukan koreksi dan evaluasi pemerintah agar ke depannya IPK Indonesia makin baik.
Baca Juga: Mantap! IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.864
“Iya itu akan menjadi koreksi dan evaluasi kita bersama,” ujar Presiden menanggapi pertanyaan awak media, Kamis (02/02/2023), setelah meninjau Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
Review Novel Perkumpulan Anak Luar Nikah: Rahasia Gelap Sejarah Tionghoa Indonesia
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
Profil Singkat Benny Indra Ardianto: Dari Pengusaha Muda hingga Menjabat Jadi Wakil Bupati Klaten
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru: Antar Istri ke Pasar