Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo, menyoroti alasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menegur relawan Kaesang Pangarep di acara Grand Opening Sang Pisang milik Kaesang.
Bawaslu Kota Depok mengatakan pihaknya hanya melakukan penertiban dengan melakukan pencopotan spanduk kendati belum ada aturan untuk Pilkada 2024 mendatang.
“Bawaslu Depok mengaku belum ada aturan untuk Pilkada 2024 dan pencopotan spanduk dilakukan agar tidak terjadi salah paham warga dan menjaga ketertiban,” ujar Sigit, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @sigitwid pada Jumat (28/7/2023).
Sigit mempertanyakan alasan tersebut karena menurutnya menjaga ketertiban masyarakat bukan tugas Bawaslu. “Apa hubungannya? Menjaga ketertiban masyarakat kan bukan tugas Bawaslu,” ujarnya.
Diketahui Kaesang belum lama ini menggelar acara grand opening Gerai Sang Pisang di Sawangan, Depok, pada Selasa sore (25/7/2023).
Diungkap oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bahwa Bawaslu mengirimkan dua petugas dari Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Sawangan untuk menghadiri acara tersebut.
Menurut Sigit, Panwascam meminta relawan mencopot spanduk yang dipasang di dekat lokasi acara. Hal itu membuatnya bingung karena tidak ada kaitannya antara pembukaan gerai makanan dengan Pemilu.
Selain itu, Panwascam juga mempersoalkan kehadiran pelajar dalam acara opening gerai makanan tersebut. Ia menyayangkan hal tersebut karena bahkan proses Pemilihan Wali Kota Depok 2024 belum dimulai.
Sementara itu, Bawaslu Kota Depok beralasan menegur relawan Kaesang saat acara grand opening bisnis Kaesang karena ada spanduk terkait pencalonan Kaesang di Pilwalkot Depok.
Baca Juga: Percepat Penerimaan Tenaga Kerja Indonesia di Perfektur Miyagi, Kemnaker Teken MOC dengan Jepang
Ketua Panwascam Sawangan, Syahril Hidayat, mengatakan pihaknya meminta relawan Kaesang menertibkan spanduk tersebut.
"Ada di seberang spanduk tulisan 'Selamat datang Calon Walikota Depok 2024, Gue Di Depok ingin Kota Depok mengalami kemajuan'," kata Syahril, Kamis, 27 Juli 2023, dikutip dari Tempo.co.
Syahril mengakui belum ada regulasi untuk Pilkada 2024 namun pihaknya meminta untuk saling menjaga ketertiban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Cetak Laba Rp15,5 Triliun di Awal 2026, BRI Kukuhkan Penopang Ekonomi UMKM
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah Global Tour Mortal Kombat II, Joe Taslim Cs Sapa Penggemar
-
Cianjur Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana, Banjir dan Ancaman Kekeringan Jadi Fokus Utama
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Warga Pekanbaru Antre Panjang di SPBU, Pertamina Klaim Tambah Pasokan BBM
-
Ambulans Tabrak Truk di Tol Tebing Tinggi-Indrapura, 2 Orang Meninggal Dunia
-
Urutan Skincare Glad2Glow Pagi dan Malam untuk Wajah Glowing
-
Agen BRILink Merapat! BRI Bagi-Bagi Emas Batangan, Begini Cara Menang Mudahnya
-
5 Pilihan HP Infinix RAM Besar dan Kamera Bening Mulai Rp1 Jutaan
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur